Kabar gembira kembali datang dari arena Australian Open Superseries 2016. Pebulutangkis muda Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting sukses mengikuti langkah Sony Dwi Kuncoro ke babak kedua. Bertanding pada Rabu (8/6), Anthony berhasil mengatasi rivalnya, Chou Tien Chen.
Jika anda senang menonton bulutangkis melalui layar kaca atau hadir langsung di Istora, mungkin anda akan mengenali salah satu suporter Indonesia. Ia tak gentar berteriak saat pemain Indonesia berlaga, entah dia berada di luar Indonesia ataupun di tanah air. Ya, pria separuh baya ini bernama Haryanto.
Pebulutangkis tunggal putra senior, Sony Dwi Kuncoro sukses melangkah ke babak kedua Australian Open Superseries 2016. Usai gagal di babak kedua pekan lalu di Istora, Sony kali ini sudah menghadirkan kejutan.
Pasangan unggulan pertama asal Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menang dua game langsung dari pasangan tuan rumah Ferry Kurniawan/Chia Sheng Lim di Sport Center Sydney, Rabu (8/6) sore waktu Australia. Dengan kemenangan ini, Ahsan/Hendra lolos ke babak kedua Australian Open Super Series 2016.
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernadli Gideon lalui babak pertama dengan mulus. Pasalnya di babak pertama, ganda putra Indonesia yang juga unggulan ke tujuh menundukan pasangan Malaysia Ahmad Maziri Mazlan/Amir Syazwan Al Razi Mohd Shahriman Bakhtir dengan dua game langsung di Sport Center Sydney, Rabu (8/6) siang waktu Australia.
Laga pertama di nomor ganda putra, Rabu (8/6) siang waktu Australia. Pasangan Indonesia Berry Angriawan/Rian Agung Saputro sukses mengalahkan pasangan Malaysia Muhammad Amzzar Zainuddin/Mohamad Syazmil Idham Zainal Abidin bertempat di Sports Center Sydney, Austalia.
