Pertandingan semi final tahapan kedua di kategori U13 putri, Senin (28/3) siang. Peserta nomor 057 asal PB PMS Solo Kristofora Mega Dewha Pertiwi mengalahkan peserta nomor 0647 asal PB Dewa Suci Yogyakarta Ananta Feiza Nerry Widowati dengan dua game langsung. Dengan kemenagan ini Mega biasa di sapa ini berhasil lolos ke babak grand final Audisi Umum PB Djarun 2016 di kota Kudus.
Dua hari lalu kami bercerita tentang rombongan peserta Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis dari Kabupaten Balangan. Mereka harus menempuh perjalanan 11 jam dengan menggunakan sepeda motor.
Kita sudah mengenal kakak beradik yang menjadi pebulutangkis dunia. Seperti misalnya Fran Kurniawan dan Fernando Kurniawan, ataupun Mainaky bersaudara. Kali ini di Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2016 pun memiliki peserta kakak beradik.
GOR Hevindo dipenuhi keriuhan dan sorak sorai gembira para peserta yang berhasil meraih super tiket pada Senin (28/3) siang. 12 super tiket diraih oleh para peserta yang berhasil membungkus kemenangan, sementara itu para legenda dan pemandu bakat bulutangkis memberikan empat super tiket tambahan untuk mereka yang sudah gugur di babak awal.
Indonesia melalui pasangan ganda putra Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi harus puas membawa pulang gelar runner up pada kejuaraan bulutangkis New Zealand Open Grand Prix Gold 2016. Angga/Ricky harus puas sebagai finalis setelah di babak final hari ini harus mengakui ketangguhan ganda Korea Selatan Ko Sung Hyun/Shin Baek Cheol dalam dua game langsung 18-21, 14-21.
Masih ingat cerita kemarin (26/3) tentang atlet asal Kabupaten Balangan yang berkendara dengan sepeda motor 11 jam? Mereka datang ke Balikpapan untuk berburu tiket final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2016.
