Tiket babak semifinal India Open 2025 berhasil diamankan oleh tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung. Peraih medali perunggu Olimliade Paris 2024 itu melaju setelah di babak perempat final hari ini, Jumat (17/1) mengalahkan wakil tuan rumah, Pusarla V. Shindu lewat pertarungan tiga game dengan skor 21-9, 19-21, 21-17 di K. D. Jadhav Indoor Stadium, New Delhi.
Badminton Asia Confederation (BAC) melakukan undian untuk pertandingan Tsingtao Badminton Asia Mixed Team Championships 2025. Proses pengundian ini dilakukan di Selangor, Malaysia pada Jumat (17/1). Berdasarkan hasil undian, Indonesia dipastikan menghuni grup B bersama Malaysia, Hong Kong dan Kazakhstan.
Ganda campuran Pelatnas PBSI, Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus mengakhiri langkah mereka di India Open 2025 usai menghadapi babak dua, Kamis (16/1). Berlaga di New Delhi, India, Dejan/Fadia kalah dari unggulan dua, Zhen Bang Jiang/Ya Xin Wei dari China, dengan skor 19-21, 16-21.
Tiket babak perempat final India Open 2025 berhasil diraih oleh tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung. Pebulutangkis peringkat 5 dunia itu melaju setelah di laga babak kedua, Kamis (16/1) mengalahkah wakil Jepang, Natsuki Nidaira dengan kemenangan dua game langsung 21-12, 24-22 di K. D. Jadhav Indoor Stadium, New Delhi.
Habis sudah wakil Indonesia dari sektor ganda putra. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang menjadi satu-satunya pasangan ganda putra yang dikirim ke kejuaraan Yonex Sunrise India Open 2025 hanya bisa bertahan sampai babak kedua. Fajar/Rian yang bertanding di babak kedua hari ini (16/1) kandas ditangan pasangan asal Thailand Kittinupong Kedren/Dechapol Puavaranukroh dalam tiga gim 22-24, 21-16, 16-21.
Gagal menjadi juara pada kejuaraan bulutangkis Petronas Malaysia Open 2025 membuat peringkat dunia pemain Denmark Viktor Axelsen semakin merosot. Jangankan mempertahankan posisinya sebagai semifinalis sebagaimana yang diraihnya tahun lalu, menembus babak pertama pun ia tidak bisa. Viktor tersungkur di tangan pemain asal Hongkong, Lee Cheuk Yiu. Mungkin inilah yang menjadi penyebab turunnya peringkat dunia sang pemegang medali emas Olimpiade Paris 2024. Jika pekan lalu ia masih berada pada per
