Perjalanan pebulutangkis besutan PB Djarum, Gloria Emanuelle Widjaja di tahun 2025 terasa cukup unik. Ia tercatat menggandeng lima pemain berbeda di sepanjang tahun.
Tunggal putri Indonesia besutan PB Djarum, Mutiara Ayu Puspitasari sukses meraih tiga podium juara di tahun 2025. Prestasi tersebut didapatnya dari panggung nasional hingga pertandingan internasional.
Menyebut nama pebulutangkis Siti Fadia Silva Ramadhanti tak lengkap rasanya jika tidak menyebutkan prestasinya yang gemilang. Pemain yang lebih akrab dipanggil dengan Fadia ini memiliki kemampuan yang langka. Ia tidak hanya pandai mengayunkan raket pada sektor ganda putri tetapi juga piawai bermain pada sektor gand campuran. Terbukti ia mampu menorehkan prestasi di dua sektor sekaligus. Di tambah lagi selama tahun 2025 pun ia bisa menelurkan prestasi pada sektor ganda putri dengan dua pasanga
Nampaknya tongkat generasi penerus dari sektor ganda campuran kian bertaburan. Satu nama yang bisa dikedepankan adalah Marwan Faza. Pemain kelahiran Kuningan, Jawa Barat, 21 tahun lalu menorehkan tinta emas pada perjalanan karirnya menjadi pebulutangkis. Selama tahun 2025, ia yang bertanding pada sektor ganda campuran bersama dengan Aisyah Salsabila Putri Pranata berhasil merebut empat gelar juara. Semuanya dibawa ke tanah air dari kejuaraan dengan level BWF World Tour Super 100.
Rinjani Kwinnara Nastine, pebulutangkis putri spesialis ganda menorehkan prestasi yang membanggakan selama tahun 2025. Ia bisa mencetak prestasi di kategori junior dan senior sekaligus. Rinjani menjadi pemain yang diandalkan pada ajang Asia Junior Championship 2025 dan BWF World Junior Championships 2025
Sektor ganda dewasa campuran Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI 2025 sukses menciptakan final sesama wakil Jawa Tengah. Pertandingan tersebut mempertemukan Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti dengan Daniel Edgar Marvino/Gloria Emanuelle Widjaja.
