Satu lagi nama yang bisa dikedepankan sebagai pemain generasi penerus bulutangkis ganda putra adalah Devin Artha Wahyudi. Tanda-tanda hadirnya pemain yang masih berusia 18 tahun ini nampak sejak awal tahun 2025. Bertanding pada ajang WONDR by BNI Sirkuit Nasional A Jawa Timur 2025, Devin menancapkan diri sebagai juara ganda taruna putra bersama Ghian Rizqy Sofyan. Ia juga bisa menjadi runner up ganda taruna putra pada ajang WONDR by BNI Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2025 bersama Ikhsan Linta
Bulutangkis Indonesia boleh bernafas dengan lega. Telah lahir penerus kejayaan ganda putra Indonesia. Nikolaus Joaquin/Raymond Indra hadir ditengah kekuatiran lepasnya tongkat estafet di ganda putra. Bertanding untuk pertama kalinya pada kejuaraan dengan level BWF World Tour Super 500, Niko/Raymond langsung menyita perhatian. Niko/Raymond melesat menjadi juara pada kejuaraan Sathio Group Australian Open 2025.
Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani masih harus mengakui keunggulan pemain Jepang, Akane Yamaguchi. Berhadapan di babak penyisihan grup A BWF World Tour Finals 2025, Kamis (18/12), Putri kalah usai berjuang selama 65 menit dengan skor akhir 24-22, 19-21, 13-21.
Hasil babak final kejuaraan bulutangkis Astana International Challenge 2025 membuat Indonesia tersenyum. Indonesia tampil menjadi juara umum. Empat gelar bisa direbut oleh ponggawa merah putih dari kejuaraan yang dilaksanakan di Beeline Arena, Republik of Kazakhstan. Sektor tunggal putra malah berhasil menciptakan All Indonesian Final.
Pebulutangkis putri Jawa Tengah, Salsabila Zahra Aulia menjadi pemain tersukses di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI 2025, dengan merebut dua gelar juara. Pada babak final, Sabtu (20/12), Salsabila meraih gelar ganda campuran dengan Ikhsan Lintang Pramudya. Kemudian di ganda putri, Salsabila juga menang dengan pasangannya Adelia Nirul.
Ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani finis di babak semifinal BWF World Tour Finals 2025. Bertanding di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, Xiacheng, Hangzhou, China, Sabtu (20/12), Sabar/Reza kalah dari unggulan pertama, Kim Won Ho/Seo Seung Jae (Korea) dengan skor 9-21, 11-21.
