Salah satu latihan yang harus dilakukan oleh seorang atlet bulu tangkis adalah footwork. Latihan ini bertujuan melatih pergerakan kaki untuk menjelajah dan menguasai lapangan. Dengan penguasaan lapangan dan kecepatan gerak yang baik, maka atlet akan mendapatkan posisi memukul yang tepat.
Pasti masih melekat diingatan para pecinta bulu tangkis Tanah Air, ketika atlet tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie saat tampil di final New Zealand Open 2018 silam.
Seperti yang kita ketahui, raket adalah salah satu alat pendukung dalam bulutangkis untuk memukul shuttelcock. Tetapi untuk membeli raket tentunya tidak sembarangan karena harus disesuaikan dengan karakter si pemainnya.
Saat ini, jenis raket yang dipakai nyaris sempurna. Namun tidak menutup kemungkinan raket bulutangkis akan mengalami perubahan-perubahan demi meningkatkan keyamanan sang pemainnya. Jika ditinjau secara umum, ada beberapa perubahan dalam raket bulutang dari awal pembuatannya yaitu:
Beberapa cabang olahraga seperti tenis, bulutangkis atau squash pastinya menggunakan alat memukul bola dalam permainannya yaitu raket. Di olahraga tepok bulu sendiri, raket secara tradisional terbuat dari kayu sekitar tahun 1960 an.
Nama The Golden Boy, Kevin Sanjaya Sukamuljo mulai naik ke permukaan disaat umur 18 tahun. Siapa sangka remaja binaan PB Djarum ini mencuri perhatian dunia dengan merebut gelar juara di kejuaraan kelas senior. Penampilannya yang atraktif membuat publik New Zealand tercengang. Kevin memetik gelar juara di kejuaraan New Zealand Open 2014.
