Tepat pukul 08.00 Wib, Selasa (18/8), Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Yogyakarta Open 2015 resmi dibuka. Dan sebagai partai pembuka di kejuaraan ini adalah pertandingan di nomor tunggal anak putri. Lalu disusul nomor tunggal pemula putra dan ganda campuran remaja.
Tahun 2014 lalu, Zhao Yunlei berhasil “mengawinkan” gelar juara dunia. Bersama Zhang Nan ia sukses menjadi juara di sektor ganda campuran, sementara di ganda putri ia meraih mahkota juara bersama Tian Qing. Kali ini, ia pun kembali akan turun di dua nomor.
Atlet-atlet taruna putri PB Djarum sukses di Yonex Sunsrise Double Special by Candra Wijaya 2015. Untuk pertama kalinya turnamen ini menggelar nomor ganda selain ganda putra, dan putri-putri PB Djarum berhasil memerahkan partai puncak dengan menciptakan all PB Djarum final.
PB Djarum sudah memastikan satu tiket final Yonex Sunrise Double Special by Candra Wijaya di nomor ganda taruna putri. Hal ini terjadi setelah Mychelle Chrystine Bandaso/Tania Oktaviani Kusumah akan berjumpa dengan Marsheilla Gischa Islami/Serena Kani di semifinal yang akan digelar pagi ini (1/8).
Arena Yonex Sunrise Special Double by Candra Wijaya sepertinya menjadi ajang untuk melakukan rotasi pemain di sektor ganda taruna putri.
Tradisi di arena Yonex Sunrise Special Double by Candra Wijaya salah satunya adalah pemberian penghargaan kepada para legenda bulutangkis.
Dorongan orang tua dan kemauan sendiri
