Tunggal putri Indonesia asal PB Djarum, Dinar Dyah Ayustine berhasil melengkapi kemenangan Indonesia di babak pertama Syed Modi International Badminton Championships 2017. Di pertandingan babak pertama yang digelar pada Rabu (25/1) petang waktu setempat, Dinar berhasil menyusul kemenangan keempat rekannya.
Setelah pekan lalu bertarung di Malaysia Masters 2017, empat tunggal putri Pelatnas Cipayung melanjutkan perjalanan ke Syed Modi International Badminton Championships 2017. Di turnamen yang digelar di Babu Banarasi Das Indoor Stadium, Lucknow, India, skuad tunggal putri pun ditambah oleh Vehrenica Debora Rumate, yang pernah bergabung bersama Pelatnas.
Indonesia berhasil meloloskan dua tunggal putri ke Malaysia Masters 2017. Namun sayang, Fitriani dan Dinar Dyah Ayustine harus terhenti di laga yang digelar pada Jum’at (20/1) sore. Di Cibu Indoor Stadium, Sarawak, mereka dipaksa untuk mengakui kekuatan lawan masing-masing.
Dari empat pasangan putri Indonesia yang bertarung di laga dua, Kamis (19/1) tadi. Indonesia hanya mampu mencuri satu tiket ke perempat final Malaysia Master 2017. Satu wakil ganda putri itu adalah Kesyha Nurvita Hanadia/Devi Tika Permatasari.
Kabar baik datang dari Malaysia Masters 2017. Dinar Dyah Ayustine sukses membungkam unggulan tiga, Beatrice Corrales dari Spanyol di laga 16 besar yang digelar Kamis (19/1) siang. Berhadapan dengan wakil Spanyol itu, Dinar harus berjibaku selama 76 menit di Sibu Indoor Stadium, Sarawak.
Pelatih ganda putri, Eng Hian kini tengah meramu atletnya untuk mencari penerus Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari untuk bersaing di pentas dunia. Eng pun fokus untuk mencetak juara di level junior melalui skuad pratama yang dimilikinya.
Dorongan orang tua dan kemauan sendiri
