Harapan merah putih untuk bisa mencuri medali di Olimpidae Rio de Janeiro, Brasil di nomor tunggal putri harus hilang. Satu-satunya wakil merah putih, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari harus kandas di babak delapan besar yang digelar pada Selasa (15/8) malam waktu Indonesia.
Riocentro Pavilion 4 semakin memanas. Berbagai kejutan terjadi di empat hari penyelenggaraan fase penyisihan grup Olimpiade Rio de Janeiro 2016 ini. Hasil undian ganda putri yang digelar pada Minggu (14/8) malam mempertemukan wakil Indonesia, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari melawan Yu Yang/Tang Yuanting asal Tiongkok. Perjumpaan dua unggulan ini tak lepas dari Yu/Tang yang gagal menjadi juara grup D.
Indonesia masih harus kembali menanti lebih lama untuk bisa meraih medali tunggal putri di arena pesta olahraga terbesar dunia, Olimpiade. Wakil merah putih, Linda Wenifanetri harus terhenti di fase grup.
Greysia Polii/Nitya Krishinda berhasil membawa kabar gembira. Greysia/Nitya yang tergabung di Grup C berhasil tampil meyakinkan. Mempertaruhkan gelar juara grup melawan Vivian Kah Mun Hoo/Khe Wei Woon asal Malaysia, pertarungan ini berlangsung intens.
Dua kemenangan yang berhasil diraih oleh ganda campuran Indonesia pada Jum’at (12/8) malam dan Sabtu (13/8) dini hari waktu Indonesia, berhasil diikuti oleh ganda putri wakil Indonesia di Olimpiade 2016. Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari berhasil memenangkan laga kedua mereka di Riocentro Pavilion 4. Greysia/Nitya melakoni laga kedua penyisihan Grup C dengan berjumpa wakil Inggris Raya, Heather Olver/Lauren Smith. Mereka berhasil menang dengan skor meyakinkan 21-10 dan 21-13.
Setelah kemenangan berhasil diraih oleh Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di nomor ganda putra. Di hari pertama gelaran cabang bulutangkis di Olimpiade 2016, Indonesia kembali berhasil memetik kemenangan di penyisihan grup. Adalah Greysia Polii/Nitya Krishinda yang juga berhasil menang di laga pertama mereka di Rio Centro Pavilion 4.
Dorongan orang tua dan kemauan sendiri
