Ganda putri junior Indonesia, Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti berhasil melaju ke babak kedua Blibli Indonesia Open 2018. Kedua pemain yang tahun ini baru akan menginjak usia 18 tahun ini berhasil menang 21-11 dan 21-18 atas wakil India, Jakkampudi Meghana/Poorvisha S Ram dari India pada laga babak pertama yang digelar Selasa (3/7).
Singapore Open HSBC BWF World Tour 500 akan berlangsung pekan ke-29 ini, yaitu tanggal 17-22 Juli 2018. Pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir bersama sejumlah pemain Pelatnas lainnya akan menjadi tumpuan Indonesia meraih gelar juara. Tahun lalu, Indonesia tidak berhasil meraih gelar juara. Prestasi terbaik adalah sebagai semifinalis yang dipersembahkan Anthony Ginting, Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi dan Berry Anggriawan/Hardianto.
Selama enam pekan pemain Pelatnas tidak turun bertanding. Dimulai Piala Thomas dan Uber Cup yang berlangsung pekan ke-20 ,sampai pekan ke-26 tidak ada pemain Pelatnas yang turun di turnamen Internasional. Disela waktu tersebut memang terdapat libur perayaan hari raya Idul Fitri bagi sebagian pemain.
Hadiah yang diperebutkan dalam pertandingan bulutangkis semakin meningkat. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi yang berminat menekuni cabang olahraga ini. Turnamen Indonesia Open menjadi salah satu turnamen yang menawarkan hadiah terbesar di dunia. Tahun ini, Indonesia Open akan memperebutkan hadiah total US$ 1250000 atau sekitar 17 Milyar rupiah.
Kabar menggembirakan diterima oleh pasangan muda Indonesia Agatha Imanuella/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Pasangan ganda putri berperingkat 65 dunia ini diberitakan memiliki kesempatan bertanding pada kejuaraan bulutangkis World Champhionships 2018 yang akan berlangsung di Nanjing, Tiongkok pada tanggal 30 Juli sampai 5 Agustus 2018.
Tim Piala Thomas Indonesia akhirnya berhasil menjadi juara Grup B setelah memenangkan pertandingan terakhir melawan tim kuat Korea. Firman Abdul Kholik menjadi pemain penentu kemenangan Indonesia atas Korea. Setelah berbagi angka sama 2-2, pemain bertangan kidal asal Indonesia ini bisa memenangkan pertandingan melawan tunggal terakhir Korea Ha Ying Woong dengan rubber game 20-22, 21-15 21-12. Indonesia akhirnya menang dengan kedudukan akhir 3-2.
