Sulaiman

Sulaiman

Pasangan campuran remaja diunggulan teratas I Putu Pande Sheva Brahmatya Putra/Fauzia Kartikasari lolos ke babak semifinal Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Jawa Timur 2017. Tiket semifinal ini diraih pasangan PB Djarum usai menundukan pasangan Mutiara Cardinal Bandung Ari Kusuma/Amalia Cahya Pratiwi.

Indonesia hanya bisa mendapat tiga jatah pasang ganda putra yang bertanding di babak utama pada kejuaraan bulutangkis Macau Open Grand Prix Gold 2017. Hanya saja tak satupun diantaranya masuk dalam daftar pasangan unggulan. Kemarin (8/11) seluruh pasangan yang bertanding di babak pertama bisa memenangi pertandingan dan berhak menjalani pertandingan ke babak kedua hari ini (9/11).

Sepertinya belum terlalu sulit bagi ganda putri Indonesia untuk melewati babak pertama kejuaraan bulutangkis Macau Open Grand Prix Gold 2017. Tiga ganda putri Indonesia bisa menyudahi permainan dari lawan-lawannya kemarin (8/11). Hanya satu pasangan saja yang harus bertanding rubber game. Dua lainnya bisa menang dengan straight game.

Ganda taruna putri PB Djarum Febby Valencia Dwijayanti Gani/Lisa Ayu Kusumawati sukses melangkah ke babak semi final Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Jawa Timur 2017. Kepastian Febby/Lisa ke partai semi final, setelah mereka mengalahkan Elizabeth Jovita/Elvira Arumningtyas Mayasari asal Mutiara Cardinal Bandung.

Pemain tunggal putri Indonesia, Fitriani tuntas menjalankan tugasnya dengan baik di babak pertama hari ini (8/11). Ia bisa membungkam pemain asal Jepang Ayumi Mine. Hanya saja penampilannya membuat kubu Indonesia sempat terdiam. Unggul di game pertama dengan 21-12, Fitriani kalah di game kedua dengan 18-21. Keadaan menjadi menghawatirkan di  game ketiga. Unggul 17-13, Firtiani malah tertingal 17-18 hanya dalam satu kali service ditangan lawan. Dewi fortuna memang sedang berada pa

Firman Abdul Kholik berhasil menyusul rekannya Ihsan Maulana Mustofa ke babak ke tiga pada kejuaran bulutangkis Macau Open Grand Prix Gold 2017. Di babak kedua hari ini (8/11), Firman bisa menyingkirkan lawannya Lin Yu Hsien dari China Taipei, padahal lawan yang dihadapi oleh Firman merupakan unggulan ke sembilan.