Sulaiman

Sulaiman

Kehadiran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir membuat masyarakat Kudus turun ke jalan pada Kamis (1/9) siang. Tontowi/Liliyana diarak di jalan utama kota kretek ini. Ribuan warga memadati alun-alun untuk menyaksikan langsung peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 ini.

Djarum Foundation kembali memberikan bonus kepada Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Ganda campuran yang berhasil menyabet emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 siang tadi (1/9) mendapat masing-masing satu rumah senilai Rp 1,5 milyar di Perumahan Graha Padma, Semarang.

Sebanyak dua dari lima ganda putri Indonesia yang bertanding di babak perempat final hari ini (1/9) mampu menembus babak semifinal pada kejuaraan bulutangkis Singapore International Series 2016. Peluang untuk menciptakan final sesama pasangan ganda putri Indonesia pun tebuka.

Kejutan kembali di torehkan oleh pasangan muda Indonesia Yantoni Edy Saputra/Marsheilla Gischa Islami di kejuaraan bulutangkis Singapore International Series 2016. Jika di babak kedua, mereka menumbangkan unggulan ke-8 dari Malaysia Yip Jiun Tan/Li Lian Yang, maka di babak perempat final hari ini (1/9), Yantoni/Marsheilla menggulung unggulan ke-3.

Warga Kudus terlihat begitu antusias menyambut kedatangan peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Kamis (1/9) mereka memasuki Kudus sekitar pukul 13.00 WIB. Warga yang terdiri dari siswa-siswi sekolah hingga warga sudah menanti di sepanjang jalan. Mereka pun tak segan untuk berteriak dan menyapa pasangan yang akrab disapa Owi/Butet ini.

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang berhasil menyabet medali emas di Olimpiade Rio de Janeiro hadir di Semarang, siang tadi (1/9). Setibanya di bandara Ahmad Yani, mereka langsung menuju Perumahan Graha Padma. Mereka masing-masing diberikan bonus rumah seharga Rp 1,5 M oleh Djarum Foundation.