Panitia Audisi Umum PB Djarum di kota Cirebon telah membuka pendaftaran ulang dan memberi kesempatan bagi para calon peserta yang belum mendaftar maupun pendaftar secara online untuk datang ke GOR Bima, Cirebon, Jumat (21/4) pagi.
Jika anda menyukai bulutangkis, dan memperhatikan para umpire/wasit di pinggir lapang, mungkin wajah K I Widada sudah tak asing. Umpire propinsi, dan wasit nasional bergrade B ini memang kerap wara wiri di berbagai turnamen nasional tanah air. Ia kerap bertugas mengawal pertandingan di arena Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) ataupun menjadi hakim garis di turnamen sebesar BCA Indonesia Open Super Series Premier 2015 lalu.
GOR Sudirman yang sudah menjadi saksi lahirnya pebulutangkis papan atas dunia, kembali akan menjadi saksi sejarah. Untuk pertama kalinya, GOR yang terletak di Jalan Kertajaya Indah ini menjadi tuan rumah Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2016. Ini menjadi kali pertama bagi Surabaya untuk menggelar penjaringan atlet bulutangkis muda berbakat.
Untuk pertama kalinya Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis digelar di ibu kota Jawa Timur, Surabaya. Pebulutangkis muda dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur pun sudah hadir di GOR Sudirman untuk melakukan daftar ulang. Proses daftar ulang ini adalah tahap pertama untuk bisa ikut serta dalam perburuan beasiswa bulutangkis ini.
Fauzan Muhammad (11 tahun) yang masih duduk dibangku kelas 5 SDN 1 Raja Basa Raya Lampung menjadi peserta pertama yang melakukan registrasi ulang Audisi Umum PB Djarum seri keempat di kota Cirebon, Jumat (22/4) pagi.
Indonesia masih memiliki harapan untuk bisa membawa pulang gelar juara dari kejuaraan bulutangkis China Masters 2016. Harapan kini bertumpu pada atlet-atlet ganda putra-putri yang terus melaju ke babak perempat final.
