Sulaiman

Sulaiman

Tak hanya datang dari Surabaya, peserta Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2016 di GOR Sudirman ini datang pula dari provinsi lain. Salah satu diantaranya adalah Nyoman Dira Ayu Pramesti. Siswi kelas satu Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Mengwi, Badung ini datang dari Bali khusus untuk ikut bersaing agar bisa menjadi atlet PB Djarum.

Usai sudah tahapan screening Audisi Umum PB Djarum bagi peserta putri. Dari total 131 peserta yang ikut audisi kini terjaring hanya 50 peserta lolos ke tahapan dua berupa tahapan turnamen yang akan berlangsung hari Sabtu (23/4) siang ini di GOR Bima Cirebon. Ke 50 peserta tentunya dibagi berdasarkan kelompok umur.

Tepat pukul 07:00 Wib, Sabtu (23/4) bertempat di GOR Bima Cirebon. Satu persatu peserta Audisi Umum PB Djarum seris ke empat di kota Cirebon berdatangan. Mereka ini akan melaksanakan tahapan pertama berupa tahapan screening. Kata sambutan dari Asep Dedi selaku Ketua Umum Pengkot PBSI Cirebon sebagai pembuka acara Audisi Umum PB Djarum di kota penghasil udang ini.

Surabaya untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis. Bertempat di GOR Sudirman, Surabaya, 383 peserta berkumpul sejak Sabtu (23/4) pagi. Mereka terlihat sudah sangat siap untuk bersaing memperebutkan super tiket. Super Tiket inilah yang akan membawa mereka untuk bertarung di grand final Audisi Umum yang akan digelar September mendatang.

Pasangan putri Indonesia Rosyita Eka Putri Sari/Della Destiara Haris berhasil mencuri tiket kebabak semifinal China Master 2016. Pada laga perempat final, Juma’t (22/4) malam waktu China, Rosyita/Della mengalahkan pasangan Jepang Yuki Fukushima/Sayaka Hirota melalui tiga game di Olympic sports center Xincheng Gymnasium, China.

Bertempat di GOR Bima Cirebon, Jumat (22/4) sore tadi, konferensi pers Audisi Umum PB Djarum di kota Cirebon pun dilaksanakan. Asep Dedi selaku Ketua Umum Pengkot PBSI Cirebon mengaku cukup bangga Djarum Foundation memilih kota ini menjadi salah satu penyelanggara Audisi bertema beasiswa bagi atlet muda bulutangkis.