Unggulan ke-7 asal PB Djarum di nomor ganda campuran remaja Brian Berri/Lisa Ayu Kusumawati berhasil melalui babak pertama Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Riau Open 2015. Pasalnya, Brian/Lisa menang atas Awit Setiaji/Hilda Putri Aryana asal Angkasa Prestasi Gemilang dengan dua game langsung di Sport Center Rumbai Gor Wuhsu, Pekanbaru, Senen (23/11) siang.
Pasangan Muhammad Taufiqul Hafizh/Vanadia Pranasa asal PB Djarum menjadi unggulan pertama di nomor ganda campuran remaja pada turnamen Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Seri ke 10 di kota Pekanbaru, Riau ini. Ketika dihubungi, Vanadia mengaku kalau mereka tidak terbebani menjadi yang diunggulkan.
Hari Senin (22/11) pagi tadi bertempat di Sport Center Rumbai Gor Wushu Pekanbaru, Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Riau Open 2015 seri terakhir telah dibuka. Djarum Sirnas ke-10 ini akan diselenggarakan hingga hari Sabtu (28/11) nanti dan diikuti oleh 712 atlet dari 83 klub di penjuru tanah air dan ditambah 3 wakil dari negara Eropa seperti negara Belanda satu atlet dan dua lagi dari negara Slovakia.
Ganda putra Indonesia di kelas U 15 asal PB Djarum Dwiki Rafian Restu/Bernadus Bagas Kusuma Wardana membuat kejutan di partai final Singapore Youth International Seris 2015. Pasalnya, Dwiki/Bagas raih gelar juara, setelah mengalahkan unggulan pertama asal Thailand Setthanan Piyawatcharavijit/Kunlavut Vitidsam melalui pertarungan rubber game di Badminton Hall Singapore, Minggu (22/11) malam waktu Singapura.
Lisa Ayu Kusumastuti/Vanadia Pranasa ganda putri Indonesia yang turun dikelas U17 asal PB Djarum akhirnya hanya bisa menjadi runner up Singapore Youth International Seris 2015. Ketika pada partai puncak, Minggu (22/11) malam waktu Singapura, Lisa/Vanadia tunduk dari wakil tuan rumah Yue Yann Jaslyn Hooi/Alfandy Rizki Kasturo di Badminton Hall Singapore.
Babak final kejuaraan bulutangkis Hongkong Open Super Series 2015 tak menyisakan sisa untuk para pemain Indonesia. Seluruh wakil Indonesia yang bertanding di babak semifinal kemarin gagal melangkah ke babak puncak usai di kalahkan lawan-lawannya. Praktis, babak semifinal menjadi prestasi terbaik yang di torehkan para punggawa Cipayung.
