Pasukan merah putih masih meneruskan perjalanannya mencari prestasi di benua Eropa. Usai mengikuti kejuaraan French Open Super Series 2015, para ponggawa Cipayung melanjutkan misinya ke Jerman untuk mengikuti kejuaraan Bitburger Open Grand Prix Gold 2015.
Pasangan campuran unggulan ketujuh PB Djarum Akbar Gusti Ramadhani/Cynthia Shara Ayunidha mengalahkan wakil Jaya Raya Jakarta Gabriel Sambouw/Virni Putri dengan dua game langsung bertempat di Gor 17 Desember, Mataram, Senen (26/10) malam. Akbar/Cynthia akhirnya maju kebabak kedua Djarum Sirnas NTB Open 2015.
Pasangan baru dinomor ganda campuran taruna asal PB Djarum Micheal Henry Tatang/Vania Sukoco mengawali kemenangan pada laga pertama dengan mudah pada pertandingan yang berlangsung di Gor 17 Desember, Mataram, Senin (26/20) sore. Pasangan PB djarum ini menang dua game langsung dari wakil tuan rumah Erdiansyah Mahendra/Priharsita Eka.
Kembali, Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Open 2015 kedelapan telah di mulai hari ini, Senin (26/10) hingga Sabtu (31/10) nanti. Kali ini kota Mataram di provinsi NTB menjadi tuan rumah turnamen yang menyedikan total hadiah 220 juta. Dengan sebanyak 740 atlet mengambil bagian dari 74 klub ternama di Indonesia dan ditambah 1 atlet asal Belanda.
Indonesia akhirnya hanya bisa meraih satu runner up dari kejuaraan bulutangkis French Open Super Sereis 2015. Satu-satunya harapan yang di sematkan pada pundak pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto akhirnya kandas di babak final usai dikalahkan ganda campuran Korea Selatan Ko Sung Hyun/Kim Ha Na melalui rubber game 10-21, 21-15, 19-21.
Praveen/Debby kini menjadi satu-satunya harapan bagi tim Indonesia yang berlaga pada kejuaraan bulutangkis French Open Super Series 2015 setelah ganda putra dan putri gagal di babak semifinal. Praveen/Debby di babak semifinal kemarin (24/10) sukses menghentikan pasangan dari China Lu Kai/Huang Yaqiong dalam straight game.
