Sulaiman

Sulaiman

Kejuaraan bulutangkis Denmark Open Super Series Premier 2015 sepertinya belum berpihak kepada para pebulutangkis Indonesia. Dari dua wakil Indonesia yang bertanding di babak final, semuanya belum dapat mempersembahkan gelar juara. Baik pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang bertanding di ganda campuran maupun Tommy Sugiarto yang menjadi wakil di tunggal putra, semuanya gagal di babak puncak.

Melati Daeva Octavianti/Ronald Alexander pasaangan campuran Indonesia ini akhirnya berhasil menjadi juara Chinese Taipei Grand Prix 2015. Dimana pasangan unggulan pertama ini memupuskan harapan pasangan tuan rumah, Chang Ko-Chi/Chang Hsin Tien melalui pertarungan rubber game pada laga final, Minggu (18/10) bertempat di Hsing Chuang Gymnasium, Taipei.

Pasangan putri asal Indonesia Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istirani meraih juara Chinese Taipei Grand Prix 2015. Pada partai puncak, Minggu (18/10) bertempat di Hsing Chuang Gymnasium, Taipei, pasangan unggulan ke-4 ini mengalahkan pasangan Shiho Tanaka/Koharu Yonemoto asal Jepang dalam dua game langsung.

Laga partai final di nomor ganda putra berlangsung Minggu (18/10) siang waktu Taipei. Pasangan unggulan pertama asal Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Gideon Marcus Fernaldi akhirnya merebut gelar juara Chinese Taipei Grand Final 2015. Mereka mengalahkan pasangan Malaysia Hoon Thein How/Lim Khim Wah dengan dua game langsung bertempat di Hsing Chuang Gymnasium, Taipei.

Indonesia memiliki dua wakil di babak final kejuaraan bulutangkis Denmark Open Super Series Premier 2015. Setelah Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir melesat ke babak final, giliran pemain tunggal putra Indonesia, Tommy Sugiarto maju ke babak final.

Pasangan ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akhirnya berhasil meluncur ke babakĀ  final pada kejuaraan bulutangkis Denmark Open Super Series Premier 2015. Terlihat beda pada penampilan ganda campuran nomor satu Indonesia saat melakoni babak semifinal kemarin (17/10) di banding babak semelumnya. Seluruh kemampuan terbaik yang di miliki oleh juara All England 2014 keluar, dan membuat lawannya Liu Chen/Bao Yixin kocar kacir. Resep bermain tenanglah yang membuat seluruh kemampu