Bermain tiga kali dan belum pernah menelan kekalahan, maka tim Indonesia pun tinggal membutuhkan satu kemenangan lagi untuk bisa melangkah ke babak semifinal Axiata Cup 2014. Sejauh ini merah putih mencatatkan skor 2-2 atas Asia All Star, menang 4-0 atas Vietman dan Malaysia.
Partai pertama dalam pertandingan beregu memang menjadi salah satu poin paling krusial. Hal ini pun diakui oleh manajer tim Malaysia, Pang Cheh Chang yang menuturkan bahwa kemenangan Dionysius Hayom Rumbaka atas atletnya, Chong Wei Feng, menjadi salah satu faktor kekalahan telak mereka.
Pasangan ganda campuran Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja berhasil mencapai target yang dibebankan dipundak mereka pada kejuaraan bulutangkis Macau Open Grand Prix Gold 2014. Target semifinal yang dicanangkan pada pasangan yang sama-sama pernah menjadi juara Dunia Junior ini, telah terpenuhi.
Para pemain bulutangkis Indonesia yang berlaga pada kejuaraan bulutangkis Macau Open Grand Prix Gold 2014 berpeluang menciptakan All Indonesian Final. Dua ganda putra Indonesia lolos ke ke babak semifinal pada kejuaraan yang menawarkan hadiah total sebesar US$ 120.000,-.
Indonesia berhasil menundukkan Vietnam dengan skor telak 4-0 pada laga kedua di ajang Axiata Cup 2014. Di pertandingan yang digelar di Britama Arena Sports Mall, Kelapa Gading, Indonesia berhasil menyapu bersih kemenangan bahkan tanpa kehilangan satu game pun.
Setelah berasil mengantongi dua kemenangan di dua laga awal Axiata Cup 2014, Indonesia akan berhadapan dengan salah satu rival terkuat di turnamen yang menawarkan hadiah total US$ 1 juta ini, Malaysia. Perjumpaan antara Indonesia melawan Malaysia ini akan digelar hari ini (29/11) mulai pukul 12.00 WIB.
