Pertandingan ganda campuran all PB Djarum di partai puncak, akhirnya di menangkan oleh Tedi Supriadi/Mychelle Crhystine Bandaso. Mereka menang dua game dari pasangan Jeka Wiratama/Marsheilla Gischa Islami. Dengan kemenangan ini, mereka meraih gelar juara Indonesia Junior International Challenge 2014. Mereka menang dengan skor 21-15 dan 21-13 pada hari minggu siang (31/8) di Hall Badminton Sudirman, Surabaya.
China akhirnya berhasil memboyong tiga gelar juara pada babak final kejuaraan BWF World Championshps 2014. Sementara Korea Selatan dan Spanyol berbagi sama satu gelar yang tersisa. Sebelum babak final di gelar, China memang telah memastikan dua gelar juara jatuh setelah terjadi All Chinese Final di nomor ganda putri dan ganda campuran. Korea Selatan pun memastikan satu gelar juara. Dua pemain Korea Selatan saling berhadapan di babak final. Hanya tunggal putra dan putri yan
Keberhasilan pasangan Jeka/Gischa, ternyata memacu rekannya, Tedi Supriadi/Mychelle Crhystine Bandaso untuk bisa menyusulnya ke babak final Indonesia Junior International Challenge 2014. Pasangan PB Djarum ini juga menumbangkan pasangan Beno Drajat/Yulfira Barkah asal Indonesia dengan dua game, dalam waktu 30 menit. Skor akhirnya pun 21-12 dan 22-20 pada laga semifinal, hari sabtu sore (30/8) di Hall Badminton Sudirman, Surabaya.
Pasangan campuran Indonesia asal klub PB Djarum, Jeka Wiratama/Marsheilla Gischa Islami membuat kejutan di laga semifinal. Mereka berhasil mengalahkan pasangan unggulan pertama, Reinard Dhanriano/Sinta Arum asal Indonesia. Mereka pun akhirnya lolos ke babak final Indonesia Junior International Challenge 2014. Mereka pun menang dua game dengan skor tipis yaitu 21-18 dan 21-18 pada hari sabtu sore (30/8) di Hall Badminton Sudirman, Surabaya.
Untuk kedua kalinya, Jeka Wiratama memberikan kejutaan. Kali ini ia bersama Akbar Bintang Cahyono yang turun di partai ganda putra, berhasil mengalahkan pasangan unggulan pertama, Altof Baariq/Reinard Dhanriano dalam pertarungan rubber game. Pasangan PB Djarum ini pun akhirnya berhak maju ke partai puncak Indonesia Junior International Challenge 2014. Mereka memerlukan waktu 47 menit untuk memenangkan pertandingan, dengan skor akhir 21-12, 18-21 dan 21-12 pada hari sabtu so
Tommy Sugiarto yang menjadi satu-satunya harapan Indonesia untuk merebut gelar juara BWF World Championships 2014, akhirnya terhenti di babak semifinal di tangan unggulan ke-2, Chen Long. Meski sudah bermain maksimal, Tommy menyerah dua game dari pemain China yang menjadi unggulan ke-2 ini dengan 16-21, 20-22.
