Musnah sudah harapan Indonesia untuk membawa pulang gelar juara dari ajang Badminton Asia Championships 2025 yang berlangsung di Ningbo, China. Setelah pasangan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu kalah dari ganda Jepang Hiroki Midorikawa/Natsu Saito, sesudahnya pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana juga harus terhenti dibabak semifinal yang dimainkan hari ini (12/4). Leo/Bagas pada babak empat besar harus mengakui ketangguhan ganda tuan rumah&
Akhirnya hanya satu pasang ganda putra saja yang berhasil mengamankan tiket babak semifinal pada ajang Badminton Asia Chamiponships 2025. Satu tempat di babak empat besar dari kejuaraan yang dilaksanakan di Ningbo,China bisa direbut oleh pasangan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana.
Satu tempat babak semifinal dari ajang Badminton Asia Championships 2025 bisa diamankan oleh sektor ganda campuran melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana. Hadir ke Ningbo, China tanpa bekal unggulan, Leo/Bagas mampu melewati babak perempat final yang dimainkan hari ini (11/4). Bagas/Leo menang dalam dua gim 21-16 21-17 atas ganda dari Chinese Taipei Liu Kuang Heng/Yang Po Han.
Ada yang berbeda dari ajang Badminton Asia Championships 2025 yang saat ini tengah berlangsung di Ningbo, China. Biasanya kita melihat pemain spesialis ganda Dejan Ferdinansyah berlaga di tengah karpet hijau bersama dengan Gloria Emanuelle Widjaja atau dengan Siti Fadia Silva Ramadhanti. Namun beberapa kali nampak Dejan justru duduk di kursi Official mendampingi Rionny Mainaky.
Pupus sudah harapan tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie untuk mempertahankan gelarnya di Badminton Asia Championships. Bertanding di Ningbo Olympic Sports Center, China, Jumat (11/4), Jonatan kalah straight game dari Lu Guang Zu (China) dengan skor 13-21, 13-21.
Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, ganda campuran Indonesia tak bisa menyusul rekannya, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, yang lolos ke babak semifinal Badminton Asia Championships 2025. Mereka tertahan di delapan besar setelah kalah dari unggulan pertama, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin (China).
