Tjia Hwie Gwan

Tjia Hwie Gwan

Para pemain Indonesia yang akan berlaga pada kejuaraan All England 2025 sudah siap untuk bertempur. Kesempatan mencoba lapangan yang akan digunakan juga sudah dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Kejuaraan akbar All England 2025 akan segera dimulai. Pasukan merah putih sudah siap menjalani pertandingan di kejuaraan bulutangkis tertua. Ganda putra sepertinya  menjadi sektor yang paling percaya diri datang di kejuaraan dengan level BWF World Tour Super 1000. Bagaimana tidak, dari tiga kali perhelatan terakhir, Indonesia selalu bisa menguasai podum tertinggi.

Tim bulutangkis Indonesia yang akan mengikuti kejuaraan All England 2025 semakin lengkap. Pasangan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti juga hadir di Inggris. Lepas dari kejuaraan Orleans Masters Badminton 2025 Presented by Victor, ganda yang akrab disapa dengan Apri/Fadia sudah nampak di Inggris. Apri/Fadia melengkapi kekuatan ganda putri Indonesia. Selain Apri/Fadia ada pasangan Febriana Dwi Pujikusuma/Amalia Cahaya Pratiwi.

Indonesia sudah berkumpul di Birmingham, Inggris untuk mengikuti kejuaraan bulutangkis tertua sedunia. Indonesia menyertakan dua tunggal putranya pada kejuaraan dengan level BWF World Tour Super 1000. Ada Jonatan Christie dan Chico Aura Dwi Wardoyo. Sedianya Anthony Sinisuka Ginting juga terdaftar pada kejuaraan yang akan dilaksanakan pada tanggal 4 – 9 Maret 2025. Namun cedera memaksa Ginting mundur dari kejuaraan ini.

Kejuaraan bulutangkis Orleans Masters Badminton 2025 Presented by Victor sudah berakhir. Kejuaraan dengan level BWF World Tour Super 300 ini memunculkan Korea sebagai negara dengan perebut gelar juara terbanyak. Korea menjadi juara umum dengan perolehan tiga gelar juara. Negeri Ginseng ini merebut gelar masing-masing dari sektor tunggal putri, ganda putri serta ganda putra.

Belum waktunya bagi pasangan ganda campuran Indonesia Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja berdiri di podium tertinggi pada kejuaraan Orleans Masters Badminton 2025 Presented by Victor. Rehan/Gloria hanya bisa meraih runner up dari kejuaraan dengan level BWF World tour Super 300. Rehan/Gloria harus mengakui ketangguhan ganda campuran asal Denmark, Jesfer Toft/Amalie Magelund. Pada babak final yang dimainkan hari ini (9/3). Rehan/Gloria kalah 17-21, 13-21.