Hari ini (9/6) kejuaraan bulutangkis Sathio Group Australian Badminton Open 2026 dimulai. Babak pertama sektor ganda putri sudah dilaksanakan. Misi mempertahankan gelar juara ganda putri akan dilakukan oleh dua pasang ganda putri Indonesia yang terjun pada kejuaraan dengan level BWF World Tour Super 500. Mereka adalah sang juara bertahan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum dan finalis Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.
Lepas dari Polytron Indonesia Open 2026, kejuaraan bulutangkis langsung melanglang buana ke Australia. Kejuaraan Sathio Group Australian Badminton Open 2026 melengkapi rangkaian kejuaraan yang dilaksanakan pada bulan Juni 2026. Kejuaraan yang dilaksanakan di Sydney, Australian ini termasuk dalam level BWF World Tour Super 500.
Debut di turnamen Polytron Indonesia Open 2026, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin finis dengan menempati podium runner up. Raymond/Joaquin harus mengakui keunggulan wakil Malaysia, Nur Izzuddin/Goh Sze Fei di babak final, Minggu (7/6). Mereka kalah rubber game dengan kedudukan akhir 21-13, 18-21, 10-21.
Tunggal putri asal Korea, An Se Young berhasil menyabet gelar juara di Polytron Indonesia Open 2026. Datang sebagai juara bertahan, di babak final, Minggu (7/6), An Se Young mengalahkan Akane Yamaguchi (Jepang) dengan skor 23-21, 21-12.
Untuk pertama kalinya, wakil Kanada mampu menjuarai ajang bergengsi Polytron Indonesia Open 2026. Lewat atletnya di nomor tunggal putra, Victor Lai, Sejarah baru itu terukir usai di laga final hari ini, Minggu (7/6) Victor mengandaskan wakil tuan rumah, Jonatan Christie dengan 21-19, 21-8 di Istora, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie terpaksa harus finis di posisi kedua pada ajang Polytron Indonesia Open 2026. Ia belum berhasil menahan laju pemain muda asal Kanada, Victor Lai, dan takluk dua game langsung, 19-21, 8-21 di Istora, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta pada Minggu (7/6).
