Bertahun-tahun lalu, ketika masih duduk di bangku kelas 6 SD, ia menjejakkan kaki di Kudus, Jawa Tengah, dengan harapan besar untuk bergabung bersama PB Djarum, namun harus menelan pil pahit kegagalan. Kini, dengan menempuh perjalanan darat 13 jam dari Medan ke Pekanbaru, asa itu kembali dihidupkan. Bukan lagi untuk dirinya, melainkan untuk dua buah hatinya.
Ratusan mimpi besar bertumpu pada Audisi Umum PB Djarum 2026. Para talenta muda itu kini tengah berjuang untuk bergabung dengan salah satu klub bulutangkis terbaik di Indonesia, PB Djarum.
Satu tahap seleksi pada Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru, berhasil selesaikan oleh para peserta, Kelompok U-11 putra dan putri serta KU-12 putra sudah menyaring peserta lewat tahapan screening. Sementara U-12 putra dan putri serta KU-12 putri langsung bersaing di tahap turnamen.
Di sela-sela sengitnya persaingan dalam pencarian bakat lewat Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru, panitia juga menggelar acara meet and greet dengan dua legenda besar Indonesia yakni Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir. Para peserta audisi sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Tontowi/Liliyana pun diserbu penggemar ciliknya yang ingin mendapat kesempatan berinteraksi, berfoto, dan mendapatkan tanda tangan dari pasangan ganda campuran peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016
Perjuangan atlet muda dalam Audisi Umum PB Djarum 2026 sudah resmi dimulai. Sebanyak 306 peserta yang terdiri dari 208 putra dan 98 putri mulai mengikuti proses seleksi yang dipusatkan di GOR Angkasa selama lima hari, mulai dari Rabu (8/7) hingga Minggu (12/7).
Antusias Audisi Umum PB Djarum 2026 mulai terasa di kota pertama, Pekanbaru, provinsi Riau. Sebanyak 306 peserta tercatat sudah melakukan registrasi ulang, dan akan mengikuti rangkaian tes di GOR Angkasa, pada 7-12 Juli.
