Kejuaraan bulutangkis Yuzu Isotonic Akmil Open 2021 yang diselenggarakan dari tanggal 27 Oktober sampai 7 November 2021, bagaikan setetes air di tengah-tengah gurun pasir. Bagaimana tidak, kejuaraan yang sangat dirindukan oleh para pebulutangkis nasional akhirnya terwujud di tengah-tengah kepungan Virus Covid-19.
Tim Piala Thomas dan Olimpian bulutangkis menerima penghargaan dari pemerintah Republik Indonesia melalui Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) atas prestasi dan dedikasinya di sejumlah pentas dunia.
Tahun 2021 masih menjadi tahun yang berat karena pandemi Covid-19 untuk dunia olahraga, termasuk bulutangkis. Namun hal tersebut tak menyurutkan semangat para pemain muda PB Djarum, salah satunya Mutiara Ayu Puspitasari.
Pasangan campuran PB Djarum, Daniel Edgar Marvino/Az Zahra Ditya Ramadhani, sukses meraih gelar perdana selama dipasangkan. Gelar tersebut mereka raih di ajang YUZU Isotonic Akmil Open 2021, yang berlangsung di Magelang, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.
Penampilan ganda putri PB Djarum, Ridya Aulia Fatasya/Sofy Al Mushira Asharunnisa, sepanjang tahun 2021 cukup menjanjikan. Meski keduanya belum berhasil mendapat hasil yang maksimal di beberapa turnamen level internasioanal, namun setidaknya mereka mampu mencetak prestasi di level nasional.
Pasangan ganda putra muda PB Djarum, Anselmus Breagit Fredy Prasetya/Pulung Ramadhan, bisa dibilang cukup menjanjikan. Hal tersebut bisa dilihat saat Anselmus/Pulung berlaga di ajang Yuzu Akmil Open 2021 beberapa waktu lalu. Penampilan mereka membuat lawan-lawannya kesulitan.
