Indonesia menurunkan tiga wakil di nomor tunggal putri dan dua di nomor tunggal putra pada Kejuaraan Dunia Junior (WJC) 2015 yang dimulai sejak Selasa (10/11) lalu. Kini tim merah putih pun tinggal bisa berharap kepada Gregoria Mariska di nomor tunggal putri dan Firman Abdul Kholik di nomor tunggal putra.
Usai menjadi runner up nomor beregu di Kejuaraan Dunia Junior (WJC) yang digelar di Lima, Peru. Saat ini tim merah putih pun tengah berburu gelar di nomor perorangan. Di laga hari kedua yang digelar pada Rabu (11/11) waktu setempat, dua ganda putri berhasil lolos ke babak 16 besar.
Tahun 2015 ini Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) menggelar Kejuaraan Dunia Junior (WJC) di Lima, Peru. Sebuah negara yang terletak di Amerika Selatan. Bagi atlet yang berasal dari kawasan Asia Tenggara seperti Indonesia, tentu ini menjadi perjalanan yang sangat panjang. Jarak Jakarta-Lima kurang lebih 17,940 Km, tentu bukan jarak yang pendek.
Pertarungan babak final di nomor ganda taruna putri, pasangan PB Djarum Cynthia Shara Ayunidha/Rofahadah Supriadi Putri kalah dua game langsung atas Syifa Fauziah/Virni Putri asal Jaya Raya Jakarta pada pertandingan bertempat di GOR 17 Desember, Mataram, Sabtu (31/10) siang. Hasilnya gelar runner up pun jadi milik pasangan PB Djarum.
Alifia Intan Nurrohkim asal PB Djarum harus mau jadi runner up tunggal pemula putri Djarum Sirnas NTB Open 2015. Ketika di partai puncak, Sabtu (31/10) siang, bertempat di Gor 17 Desember, Mataram. Alifia kalah dua game atas Jesita Putri Miantoro asal Exist Jakarta.
Bertempat di Gor 17 Desember, Mataram, Selasa (27/10) siang, berlangsung laga pertama nomor tunggal remaja putra. Pemain asal PB Djarum Satria Maulana Rahmadi Lubis dipaksa bermain rubber game untuk menang dari Muhammad Juan Elgiffani asal Victory So Nice Bogor.
Diajak main di lapangan
