Wawancara
Home > Berita > AUDISI UMUM > [Audisi Umum PB Djarum] Tontowi/Liliyana Sapa Penggemar Ciliknya di Pekanbaru
08 Juli 2026
[Audisi Umum PB Djarum] Tontowi/Liliyana Sapa Penggemar Ciliknya di Pekanbaru
 
 

Di sela-sela sengitnya persaingan  dalam pencarian bakat lewat Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru, panitia juga menggelar acara meet and greet dengan dua legenda besar Indonesia yakni Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir. Para peserta audisi sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Tontowi/Liliyana pun diserbu penggemar ciliknya yang ingin mendapat kesempatan berinteraksi, berfoto, dan mendapatkan tanda tangan dari pasangan ganda campuran peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 itu.

Setelah meet and greet, Tontowi Ahmad menyampaikan harapannya agar Audisi Umum PB Djarum di Pekanbaru ini dapat menjadi ajang untuk menemukan atlet-atlet muda berbakat. Ia menilai kegiatan seperti ini penting untuk memacu semangat anak-anak di Pekanbaru agar terus berlatih dan mengembangkan kemampuan mereka sejak dini.

Tontowi mengatakan, dari proses pembinaan yang konsisten, akan lahir bibit-bibit atlet yang kelak mampu mengharumkan nama daerah bahkan menjadi juara dunia.

“Mudah-mudahan di Pekanbaru ada bakat yang kami lihat memiliki prospek bagus. Mudah-mudahan juga Audisi Umum PB Djarum ini bisa menjadi acuan bagi anak-anak, terutama di Pekanbaru, untuk terus semangat berlatih agar lahir banyak bibit atlet yang nantinya bisa menjadi juara dunia,” kata Tontowi.

Selain menyoroti pentingnya pencarian bakat, Tontowi juga memberikan pesan motivasi kepada para calon atlet yang mengikuti audisi. Ia menekankan bahwa semangat bertanding, daya juang, dan kemauan untuk menang merupakan hal utama yang harus dimiliki seorang atlet. Bagi Tontowi, hasil akhir bukan satu-satunya tolok ukur, yang lebih penting adalah terus berusaha dan menunjukkan kemampuan terbaik di lapangan.

“Yang pasti semangat terus saat bertanding, jangan mau kalah. Nanti juga kita akan lihat bagaimana teknik mereka bermain, cara mereka bermain, dan kemauan mereka untuk menang seperti apa. Jadi, menang atau kalah yang penting semangat,” lanjutnya.

Senada dengan Tontowi, Liliyana Natsir melihat antusiasme masyarakat Pekanbaru dalam kegiatan meet and greet sebagai tanda bahwa bulutangkis masih memiliki tempat istimewa di hati publik. Sambutan meriah itu menunjukkan besarnya perhatian masyarakat terhadap dunia bulu tangkis dan kehadiran para atlet nasional. Bagi Liliyana, semangat tersebut menjadi modal positif untuk mendorong lahirnya generasi penerus yang mampu melanjutkan prestasi Indonesia di masa depan.

“Tadi ada kegiatan meet and greet, dan saya lihat antusiasnya luar biasa. Saya berharap Pekanbaru dan kota-kota lain yang ada di Sumatera, menemukan bibit-bibit unggul lewat Audisi PB Djarum 2026. Semoga ada calon-calon penerus yang bakal masuk ke PB Djarum, mewakili Indonesia di kancah internasional,” ungkap Liliyana. (NFA)