
Bertempat di GOR Sritex Solo, Minggu (10/4) pagi tadi. Di deratan para dewan pencari bakat, terlihat sosok Vita Marisa sedang serius menilai dan memantau para peserta Audisi sedang bertanding. Saat di temui, Vita Marisa mengaku kalau dirinya baru kali ini menjadi salah satu dewan di Audisi PB Djarum ini dan acaranya pun juga sangat bagus serta menandakan kalau bulutangkis masih jadi kebanggaan masyarakat Indonesia.
"Ini bisa dilihat dari jumlah pendaftar yang mengikuti audisi di kota Solo, mencapai angka 680 peserta. Itu sungguh luar biasa. Tetapi jumlah peserta putri sangat sedikit dibandingkan dengan putra. Bisa dilihat stok pemain putra tidak akan ada habisnya jika dibanding pemain putri." Ujar peraih juara ganda campuran Indonesia Open GP 2013 bersama Praveen Jordan ini.
Vita mengatakan kurangnya minat peserta putri mungkin disebabkan karena peranan orang tua kurang efektif terhadap olahraga. Seharusnya mereka lebih memberikan motivasi kepada anak-anaknya berolahraga itu banyak positifnya.
"Orang tua seharusnya lebih memotivasi sang anak agar mau berolahraga. Karena positinya itu banyak sekali kita bisa hidup sehat, bahkan berolahraga dengan rutin itu menjauhkan kita dengan yang namanya narkoba. Contoh di bulutangkis ini, jika ingin menang mereka harus benar-benar fit. Karena kurang fit dan tidak fokus bisa buyar dilapangan," beber pemain kelahiran Jakarta ini. (ds)
