Wawancara
Home > Berita > AUDISI UMUM > [Audisi Umum 2018] Tempuh Dua Hari Dua Malam Demi Sang Anak
25 Maret 2018
[Audisi Umum 2018] Tempuh Dua Hari Dua Malam Demi Sang Anak
 
 

Taruna Kusuma Atmadja Pohan menjadi salah satu peserta Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018. Berlaga di GOR Angkasa pada Minggu (25/3) siang, Taruna berhasil menang dua game langsung 21-11 dan 21-13 atas Farid Kurnia Putra dari Kota Dumai. Kemenangan ini membawanya untuk berlaga di babak 16 besar yang akan digelar besok (26/3).

Ini menjadi kali keempat bagi Taruna berburu Super Tiket untuk berlaga di babak final Audisi Umum. Di dua tahun sebelumnya, Taruna selalu terhenti di babak perempat final. Dengan pengalamannya di Audisi Umum sebelumnya, sang ayah, Budiman Pohan memberikan latihan ekstra untuk mempersiapkan diri jelang Audisi Umum kali ini.

“Untuk kali ini dia latihannya ditambah, biasanya pagi hanya satu jam setengah jadi dua jam setengah. Sore juga jadi tiga jam. Banyak latihan dan lari di pasir biar fisiknya lebih bagus,” ujar Budiman.

Taruna adalah adik dari Ananda Kusuma Atmadja Pohan, atlet ganda PB Djarum yang juga merupakan lulusan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2014. “Nanda (panggilan Ananda – red) ikut Audisi Umum dua kali, tahun 2013 dia sampai tahap akhir dan gagal tapi di tahun 2014 dia langsung berhasil masuk,” tambahnya.

Baca juga: [Audisi Umum 2018] Michelle Ikuti Audisi Umum Ketiga Kalinya

Budiman pun menuturkan bahwa ia memang mengarahkan ketiga anaknya untuk berolahraga. Bulutangkis pun menjadi pilihan dari anak-anaknya. “Saya dulu olahraga, tapi saya bukan di bulutangkis. Saya karate, tapi dulu saya tidak mendapat dukungan orang tua. Untuk anak-anak saya, karena saya dulu olahraga, jadi saya dukung mereka untuk menggeluti bulutangkis. Olahraga kan kegiatan yang sehat, menjauhkan mereka dari hal-hal negatif. Saya lihat perkembangan bulutangkis di Indonesia lebih maju, kedepannya saya lihat bulutangkis bisa berprestasi di taraf internasional. Tinggal butuh niat dan kesempatan,” ujarnya.

Budiman pun mengaku kegagalan Taruna menembus Audisi Umum 2017 lalu, karena ia menilai bahwa Taruna kelelahan. “Tahun lalu Taruna naik darat Aceh – Pekanbaru, perjalanan sendiri dua hari dua malam. Dia tidak sempat istirahat, maka tahun ini saya kirim Taruna naik pesawat, biar saya dan teman saya yang lewat darat. Bawa mobil dari Aceh juga bisa lebih hemat selama di sini, untuk anak saya siap mendukung sampai manapun,” ceritanya.

Taruna berlatih di PB Teuku Umar, Meulaboh, Aceh Barat. Tiga atlet mereka sudah bergabung bersama PB Djarum. Selain Ananda Kusuma Atmadja Pohan, dua atlet lainnya adalah Mutia Dita Ainul Baroroh yang merupakan lulusan Audisi Umum 2015 serta Nazura Trisyah yang lolos dari Audisi Umum tahun 2017 lalu. Kini Taruna pun memiliki harapan yang sama.

“Ingin masuk PB Djarum, karena saya ingin jadi seperti Kevin Sanjaya,” ujar atlet muda yang lahir di Medan, 18 April 2006 lalu. (RI)