
Satu tahap seleksi pada Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru, berhasil selesaikan oleh para peserta, Kelompok U-11 putra dan putri serta KU-12 putra sudah menyaring peserta lewat tahapan screening. Sementara U-12 putra dan putri serta KU-12 putri langsung bersaing di tahap turnamen.
Salah satu peserta yang lolos dari tahap screening ialah pemain putra U-11, Mickey Alexander. Ia menang 21-12 dari peserta lain, Arrayyan Juan Batubara dan kini bersiap menghadapi tantangan berikutnya di fase turnamen.
“Rasanya senang bisa menang di tahap screening. Deg-degan karena ini pertama kali saya ikut audisi. Sejak ada informasi audisi PB Djarum, saya langsung bilang mau ikut daftar,” kata Mickey, atlet asal PB Polda, Padang, Sumatera Barat.
Mickey datang ke Pekanbaru dengan penuh harap bersama sang Ayah, Yosef Chanhandra Gulo. Ia membidik satu Super Tiket, agar bisa lolos ke Tahap Karantina dan bergabung dengan PB Djarum.
“Kami datang dari Padang untuk audisi ini. Kami bersyukur Mickey bisa menang di tahap pertama. Karena sebelumnya dia juga sudah latihan banyak,” kata Yosef.
Kegembiraan yang sama juga dirasakan oleh Muhammad Rasyid Alfaridzie. Atlet yang saat ini berada di bawah naungan PB Permata, Perawang, Siak, Riau ini bertanding di KU-11 dan berhasil meraih kemenangan.
Rasyid bertekad kembali tampil dengan kualitas permainan yang lebih mumpuni agar dapat menjadi juara di Kota Bertuah dan memaksimalkan peluang lolos ke fase karantina di Kudus.
“Saya senang sekali bisa menang di pertandingan tadi meskipun sempat deg-degan karena saya baru pertama kali mengikuti Audisi Umum PB Djarum. Lawannya juga main bagus dan saya masih kesulitan bermain maksimal. Semoga di pertandingan selanjutnya saya bermain lebih baik karena target saya adalah juara supaya diterima menjadi atlet PB Djarum,” ucap Rasyid.
Sementara itu, pelatih PB Permata, Diki Irwan yang mendampingi Rasyid menyambut positif kehadiran Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru. Kali ini ia mendaftarkan 20 anak didiknya untuk menembus jajaran atlet PB Djarum.
Menurutnya, audisi ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi atlet daerah dan mendorong mereka untuk berlatih lebih giat. Sebagai bagian dari klub daerah, ia memiliki harapan besar agar atlet didikannya dapat terus berkembang hingga level dunia melalui pembinaan dan pelatihan maksimal yang ditawarkan PB Djarum.
"Audisi Umum PB Djarum 2026 adalah kesempatan yang sangat bagus buat pemain usia muda di PB Permata untuk menjajal kemampuan selama berlatih sekaligus menjadi motivasi agar mereka semakin semangat lagi dalam mengejar cita-cita menjadi pebulu tangkis level dunia. Apalagi dengan penyelenggaraan di Pekanbaru juga sangat membantu bakat-bakat di Sumatera," tutur Diki. (NFA)
