
Perjuangan luar biasa ditunjukkan peserta Audisi Umum PB Djarum 2026, Don Bosco Alenta Bernardino. Bocah kelahiran Kupang, 11 Januari 2014 itu rela menempuh perjalanan berat demi mengejar mimpinya menjadi pebulu tangkis profesional.
Peserta bernomor punggung 0126 yang turun di kategori KU12 tersebut harus menghadapi perjalanan laut selama 19 jam menuju Makassar. Ombak besar membuat perjalanan terasa berat hingga ia mengalami mabuk laut.
"Saya terombang-ambing selama 19 jam di lautan karena ombaknya besar. Jadi lumayan deg-degan dan juga mabuk laut, jadi pusing. Tapi saat tiba di sini semuanya terbayarkan, karena mimpi saya untuk ikut Audisi Umum PB Djarum dan ketemu idola bisa terwujud," ujar Don Bosco di GOR Dafest, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (5/8).
Perjalanan panjang itu terasa semakin berkesan karena Don Bosco mendapat kesempatan bertemu langsung dengan pasangan peraih medali emas Olimpiade, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir, yang akrab disapa Owi/Butet.
"Senang bisa dapat kesempatan ketemu, dapat tanda tangan dan foto bareng Owi/Butet. Karena sudah fans dari dulu," katanya.
"Rasanya senang karena akhirnya bisa ketemu langsung. Biasanya cuma lihat mereka di televisi waktu masih bertanding," ucapnya.
Don Bosco datang ke Makassar bersama empat rekan satu tim. Mereka didampingi seorang pelatih dan ayahnya yang turut memberikan dukungan penuh selama mengikuti audisi.
Ini merupakan pengalaman pertama Don Bosco mengikuti Audisi Umum PB Djarum. Tahun lalu, ia sebenarnya sudah berkeinginan ikut, namun gagal karena terlambat mendaftar.
Kecintaan Don Bosco terhadap bulu tangkis sudah tumbuh sejak kecil. Ia mulai berlatih secara rutin sejak tahun 2019 dan kini terus berusaha meningkatkan kemampuannya.
Sayangnya, perjuangan Bosco harus langsung terhenti di babak pertama tahap screening setelah dikalahkan Farzan Ahza Kahar 9-21, 12-21. Namun, anak yang memiliki cita-cita menjadi pebulu tangkis hebat itu tidak patah semangat. Ia akan kembali fokus berlatih.
“Kali ini saya kalah karena ini pengalaman pertama. Saya akan semangat lagi berlatih untuk mengejar mimpi,” pungkas Bosco. (AH)
