Diluar Arena
Home > Berita > Diluar Arena > The Magnificent Seven of Djarum
16 Mei 2020
The Magnificent Seven of Djarum
 
 

Klub bulutangkis PB Djarum terkenal telah melahirkan banyak pemain kelas dunia. Di kejuaraan sekelas All England, bertaburan nama-nama pemain seperti Kevin Sanjaya Sukamuljo Mohammad Ahsan, Tontowi Ahmad, Liliyana Natsir, Praveen Jordan, Melati Daeva Oktavianti dan lainnya. Nama-nama pemain lawas seperti Hariyanto Arbi, Liem Swie King, Christian Hadinata, Kartono, Heryanto dan lainnya juga pernah mencicipi menjadi juara di kejuaraan tertua sejagad.

Tidak hanya dikejuraan perorangan, di kejuaraan beregu seperti Piala Thomas, sering didominasi oleh pemain dari PB Djarum. Tengok saja pada perebutan Piala Thomas 1984 di Kuala Lumpur, Malaysia. Tujuh diantara pemain yang dibawa merah putih ke negeri Jiran, Malaysia berasal dari PB Djarum. Masa itu ada nama besar seperti Liem Swie King, Hastomo Arbi, Hadiyanto, Christian hadinata, Bobby Ertanto, Kartono dan Heryanto.

Pada perebutan  tahun tersebut, Indonesia berhasil melesat ke babak final usai menang 4-1 di babak semifinal dari Korea. Di babak puncak, Indonesia bertemu salah satu negara favorit, Tiongkok. Indonesia menurunkan Liem Swie King, Hastomo Arbi dan Icuk Sugiarto di barisan tunggal. Sementara di ganda, Indonesia membuat kejutan dengan menurunkan Liem Swie King yang berpasangan dengan Kartono serta Christian Hadinata/Hadibowo.

Hastomo Arbi tampil sebagai pahlawan pada masa itu. Satu-satunya kemenangan dari partai tunggal justru diraih Hastomo, yang sama sekali tidak diunggulkan. Hastomo menang 14-17, 15-6, 15-8 dari Han Jian. Sementara Liem Swie King dan Icuk Sugiarto gagal memetik kemenangan. Luar biasanya, dengan racikan dadakan ini justru Indonesia bisa menang. Christian/Hadibowo menang dari He Sangquan/Jiang Guoliang dengan 18-14, 15-10. Lalu King/Hadibowo unggul 18-14, 15-12.

Ini salah satu sejarah besar yang ditorehkan oleh PB Djarum. Tidak hanya sukses menempatkan tujuh pemain dalam satu tim, mereka juga mampu merebut piala Thomas, lambang supremasi beregu dunia. Tak salah jika para pemain Djarum pada masa itu mendapat julukan, The Magnificent Seven of Djarum. (AR)