Diluar Arena
Home > Berita > Diluar Arena > Tim Indonesia Bersiap Hadapi Jadwal Padat Turnamen
30 Agustus 2021
Tim Indonesia Bersiap Hadapi Jadwal Padat Turnamen
 
 

Memasuki bulan September 2021, tim bulutangkis Indonesia bersiap menghadapi jadwal turnamen yang padat. Rangkaian turnamen di Eropa ini dimulai dari Piala Sudirman yang berlangsung di Vantaa, Finlandia (26 September-3 Oktober), Piala Thomas & Uber di Aarhus, Denmark (9-17 Oktober), Denmark Open (19-24 Oktober), French Open (26-31 Oktober), dan SaarLorLux Open (2-7 November).

Kemudian rangkaian turnamen berlanjut ke Indonesia. Di mana Bali akan menjadi tuan rumah tiga turnamen besar yaitu Indonesia Masters (16-21 November), Indonesia Open (23-28 November), dan BWF World Tour Finals (1-5 Desember).

Terakhir ada Kejuaraan Dunia pada 12-19 Desember yang berlangsung di Huelva, Spanyol.

Menghadapi padatnya turnamen, atlet Pelatnas PBSI terus melakukan persiapan matang. Salah satunya ialah pemain tunggal putra, Jonatan Christie.

Dalam rilis PBSI, Jonatan mengaku sudah mulai fokus ke turnamen-turnamen penting tersebut walau masih merasakan sedikit kekecewaan usai Olimpiade Tokyo 2020 kemarin.

"Saya sudah melupakan hasil di Olimpiade, sudah move on sebenarnya tapi belum 100% karena tetap masih ada pemikiran-pemikiran yang lalu. Tapi balik lagi bagaimana caranya supaya itu menjadi sebuah pengalaman, bukan sebuah tekanan," ungkap Jonatan dengan kekalahannya di babak 16 besar Olimpiade Tokyo 2020.

"Olimpiade memang salah satu impian terbesar semua atlet, tapi sebenarnya pertandingan penting bukan hanya Olimpiade. Masih banyak lagi yang akan datang seperti Sudirman Cup dan Thomas Cup, juga di akhir tahun masih ada Kejuaraan Dunia. Jadi banyak hal yang harus kita perjuangkan. Yang berlalu biarlah berlalu, tinggal sekarang bagaimana kita untuk menatap ke depan," lanjut Jonatan.

Bersama timnya di tunggal putra, Jonatan sudah menjalani latihan selama kurang lebih tiga minggu. Ia mengatakan bahwa kondisinya saat ini sudah cukup baik.

"Kondisi saya sejauh ini sudah oke, kemarin setelah Olimpiade memang ada beberapa hal yang harus diperbaiki. Sekarang memang belum masuk ke latihan persiapan, masih di recovery. Mengembalikan kondisi fisik, otot, mental dan semuanya sebelum nanti masuk ke latihan jelang turnamen," kata Jonatan.

"Saya sudah latihan selama kurang lebih tiga minggu, saya merasa sudah lebih baik. Untuk ke depan paling tinggal disiapin untuk terus menjaga kondisi dan semoga dijauhkan dari cedera," tutupnya. (NAF)