Diluar Arena
Home > Berita > Diluar Arena > Peran Hakim Garis Dalam Pertandingan
18 Juni 2020
Peran Hakim Garis Dalam Pertandingan
 
 

Dalam setiap pertandingan bulu tangkis resmi, wasit selalu dibantu oleh beberapa hakim garis. Para hakim garis membantu wasit dalam hal menunjukkan apakah shuttlecock mendarat di bagian dalam atau di bagian luar. Inilah tugas dari Hakim garis, memantau setiap pergerakan shuttlecock saat menyentuh karpet. Jumlah hakim garis dalam setiap pertandingan tergantung dari kategori/level pertandingan. Umumnya ada sebanyak 10 hakim garis yang bertugas dalam pertandingan resmi internasional.

Badan bulu tangkis dunia (BWF) memiliki lebih dari 100 hakim garis internasional yang tersebar di seluruh belahan dunia. Mereka akan bertugas pada saat kejuaraan utama BWF seperti World Championships, Sudirman Cup, Thomas & Uber Cup, dan olahraga multieven seperti Olimpiade.

Hakim garis yang ada dalam BWF harus memenuhi standarisasi yang sudah ditentukan. Mereka memiliki kriteria minimum terkait dengan pengalaman dalam bertugas skala nasional atau juga konfederasi. Para hakim garis yang ada pada BWF merupakan orang yang dinominasikan oleh konfederasi kontinental.

Penugasan para hakim garis pada kejuaran Major Event, dipilih atas konfederasi bulutangkis kontinental sebagai perwakilan regional. Setiap hakim garis memiliki masa jabatan. Dalam peraturan BWF, masa tugas bagi setiap hakim garis adalah selama empat tahun. Masa jabatan ini masih dapat diperpanjang untuk periode berikutnya. Muhammad Hatta dan Raventus merupakan hakim garis asal Indonesia yang sudah tercantum namannya sebagai hakim garis dalam BWF. Masa tugas Muhammad hatta berakhir pada tahun 2020 ini, sementara Raventus pada tahun 2022. (AR)