Diluar Arena
Home > Berita > DILUAR ARENA > Cidera, Ana Rovita Mundur Dari Seleknas
18 Januari 2011
Cidera, Ana Rovita Mundur Dari Seleknas
 
 

Jakarta - Atlet PB Djarum yang diprediksikan bisa lebih bersinar di 2011, Ana Rovita, akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari Seleksi Nasional (Seleknas). Ana yang selama tahun 2010 menorehkan prestasi yang cukup manis, harus menyerah karena cidera yang tengah melandanya.

Semifinalis Djarum Indonesia Open Super Series tahun 2010 ini, sempat bermain satu kali melawan Maziyyah Nadhir. Menyerah 11-21 di game pertama, Ana balik mencuri game kedua dari atlet yang setahun terakhir berada di Pelatnas itu dengan 21-15. Namun, akhirnya Ana harus mengakui keunggulan Maziyyah dengan skor tipis 19-21.

Ana RovitaKeputusan ini Ana ambil setelah dirinya merasakan ketidaknyamanan atas kondisi paha kanannya tersebut. Ia pun menerangkan bahwa cideranya telah ia rasakan dalam satu minggu terakhir sebelum Seleknas.

“Memang sempat ragu main apa tidak, tapi tadi saat setelah bermain, malah makin sakit,” jelas Ana.

Sementara, fisioterapis PB Djarum yang hadir di lokasi, Rio R Tarigan, menyatakan bahwa Ana mengalami spasme atau ketegangan tonus otot berlebih.

“Ana memiliki masalah di otot iliotibialis serta vastus lateralis quadriceps-nya, yang mengalami ketegangan, atau sering disebut atlet sebagai otot yang ketarik,” ungkap Rio.

Kondisi yang dialami oleh Ana ini, bisa terjadi dengan berbagai penyebab. Diantaranya adalah karena terlalu seringnya otot dipaksa untuk terus digunakan atau memang karena kurangnya penguatan otot paha. Ia pun memperkirakan kondisi Ana akan kembali pulih jika ia mendapatkan dispensasi untuk mengurangi latihan dari pelatihnya.

“Kurang lebih dua minggu bisa pulih, jika latihan yang dia jalani mendapatkan dispensasi. Jadi ototnya bisa istirahat dan pulih,” pungkasnya.

Ana mengaku cukup kecewa karena harus mundur dari Seleknas. Hal serupa pun ia alami di tahun 2010, kala itu ia harus mundur karena cidera punggung tengah membekap dirinya.

“Kecewa sih pasti, setelah ini saya akan fokus untuk menyembuhkan dulu cidera saya, kayaknya saya sakit terus ya?” lanjut Ana.

Ana tidak sendiri, sebelumnya juara Kejuaraan Nasional 2010, Ganis Nur Ramadhani, telah terlebih dahulu menyatakan untuk mundur dari Seleknas. Ganis dikabarkan tengah mengalami masalah dengan lutut kanannya. Dengan demikian, Seleknas di nomor putri ini hanya diikuti oleh 13 atlet putri, sementara di sektor putra, semua atlet memenuhi panggilan PB PBSI untuk mengikuti seleknas, termasuk tiga tunggal putra PB Djarum, Riyanto Subagja, Shesar Hiren Rustavito dan Arief Gifar Ramadhan.

Galeri Seleksi Nasional 2011