
Salah satu legenda bulutangkis Indonesia spesialis sektor ganda, Christian Hadinata, namanya berkibar di era tahun 70-an hingga tahun80-an. Christian atau biasa disapa dengan pangilan Koh Chris pernah memperkuat tim Indonesia dalam perebutan kejuaraan bergengsi beregu putra di Piala Thomas dari tahun 1973 hingga tahun 1986.
Selama enam kali memperkuat tim Indonesia, Koh Chris ini selalu menyumbangkan poin dengan empat gelar juara Piala Thomas. Di awali pada tahun 1973 lalu, kala itu Indonesia menjadi tuan rumah, Koh Chris yang berpasangan dengan Ade Chandra berhasil menyumbang dua poin untuk kemenangan timnya. Dan sekaligus membawa Indonesia merebut gelar juara ke lima kalinya di Piala Thomas.
Koh Chris dan kawan-kawan juga berhasil mempertahankan gelar juara Piala Thomas di tahun 1976. Bahkan pada laga final yang berlangsung di Thailand, tim Indonesia meraup kemenangan telak tanpa balas 9-0 dari tim Malaysia. Bersama Ade, Koh Chris juga menyumbangkan dua poin untuk tim Indonesia.
Tahun 1979, kembali Indonesia merebut gelar ke tujuh kalinya. Kali ini, Koh Chris dan pasangan menjadi pelengkap kemenangan tim Indonesia dengan skor telak 9-0 dari tim Denmark. Dalam laga final itu, Koh Chris juga menyumbang dua poin tetapi kali ini Koh Chris berpasangan dengan Liem Swie King.
Meski Koh Chris meraih dua kemenangan bersama King pada Piala Thomas tahun 1982. Tetapi tim Indonesia harus puas hanya menjadi runner up, setelah kalah tipis dari tim Tiongkok 4-5 pada babak final yang berlangsung di Inggris.
Kali ini, di tahun 1984, Koh Chris juga menjadi salah satu andil kemenangan tim Indonesia untuk merebut gelar juara Piala Thomas dari tangan tim Tiongkok dengan skor tipis 3-2. Kali ini, Koh Chris berpasangan dengan Hadibowo.
Kemenangan Koh Chris bersama Hadibowo pada babak final di Piala Thomas 1986, tak lantas tim Indonesia dapat mempertahankan gelar juara. Pasalnya tim Indonesia kembali dijegal oleh tim Tiongkok dengan skor 2-3.
Jika melihat data profil di Pbdjarum.org, Koh Chris akui jika kekalahan tim Indonesia ini menjadi pertandingan yang paling mengecewakan baginya. Pasalnya Koh Chris meyakini saat tim unggul 2-1, Indonesia bisa jadi juara. Namun tim Tiongkok bisa membalikkan keadaan. (ds)
