
Baru diresmikan Jumat (21/8) lalu, GOR Djarum yang dibangun oleh Bakti Olah Raga Djarum Foundation sudah digunakan untuk menggelar Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) seri keenam. Jawa Tengah menunjuk GOR baru ini bersama GOR Akmil, Magelang untuk menjadi tuan rumah turnamen yang memperebutkan hadiah total Rp 220 juta ini.
Total 1,060 atlet akan bersaing memperebutkan 19 gelar juara di empat kelompok umur. Mulai dari kelompok umur pemula (U15) yang memperebutkan empat gelar, sementara remaja (U17), taruna (U19) dan kelompok dewasa masing-masing memperebutkan lima gelar.
Gelaran Djarum Sirnas di GOR Djarum ini pun mendapat sambutan positif para peserta.
“Gor ini sangat enak dan seperti di Gor Kaliputu. Bedanya di sini lebih dingin dan masih mengunakan papan lantainya, kalau disini sudah karpet jadi lebih enak bermainnya,” sahut Debora Pungky Cahyadewi, lulusan Audisi Djarum 2013.
Rizma Anestasy Violeta, yang juga lulusan Audisi Djarum 2013 ini pun mengatakan hal yang sama, kalau di GOR ini seperti rumah sendiri. Suasananya jauh berbeda dari pada Djarum Sirnas Di Yogyakarta kemarin. Tidak silau dan tidak berangin, jadi enjoy mainnya.
GOR Djarum ini berdidi diatas tanah seluas 2,210 meter persegi. Memiliki lima lapangan pertandingan dengan kapasitas 600 penonton. Baik peserta ataupun penonton yang hadir, akan dimanjakan dengan berbagai fasilitas. Seperti cafeteria, toilet, serta fasilitas bagi difabel di tribun penonton.
