
Dari Korea, kejuaraan bulutangkis beralih ke Jepang. Kejuaraan Daihatsu Japan Open 2023 menjadi incaran pebulutangkis dunia termasuk Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, lima pasang ganda putra Indonesia akan ambil bagian pada kejuaraan dengan level BWF World Tour Super 750. Tetapi belum semuanya turun bertanding pada hari ini (25/7), hanya pasangan senior Mohamamd Ahsan/Hendra Setiawan yang memulai pertandingan di kejuaraan berhadiah total USD850.000.
Pasangan yang mendapat julukan “The Daddies” mengawali pertandingan dengan merebut kemenangan. Mendapat posisi sebagai unggulan ketujuh, Ahsan/Hendra mengemas kemenangan di babak pertama. Ahsan/Hendra mengalahkan pasangan Korea, Kim Gi Jung/Kim Sa Rang.
Ahsan dan Hendra menyampaikan kepada tim Humas dan Media jika mereka masih butuh waktu untuk beradaptasi dengan lapangan dan Shutlecock yang digunakan. Terbukti pada game pertama pertandingan berjalan dengan rapat.
“Pertama-tama Alhamdulillah bisa menang di pertandingan ini. Di game pertama memang kami bermain masih banyak ragu-ragu, banyak membuat kesalahan. Kami bermain masih belum enak,” ujar Ahsan.
“Di game kedua permainan kami membaik. Sudah bisa membaca situasi lapangan, sudah tahu kondisi shuttlecock-nya bagaimana” tutur Hendra.
“Kami banyak mengambil poin dari servis lalu mengantisipasi pengembalian mereka,” sambung Hendra
“Di rally terakhir tadi saya coba tahan saja. Tinggal satu poin dan bolanya sudah berat banget,” lanjut Hendra
Kemenangan Ahsan/Hendra di Jepang, membuat rekor pertemuan berubah menjadi 6-2 masih untuk kemenangan pasangan Indonesia. Di babak kedua Ahsan/Hendra akan bertemu dengan pasangan Korea lainnya, Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae.
Sementara itu pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti terhenti di babak pertama. Ganda nomor satu Indonesia ini kalah rubber game 12-21, 21-16, 13-21 dari pasangan Jepang, Nami Matsuyama/Chiharu Shida. (AR)
