
Setelah Shesar Hiren Rhustavito lalu Jonatan Christie berhasil melangkah ke babak kedua, giliran Anthony Sinisuka Ginting menjadi pemain ketiga Indonesia yang bisa menjejakkan kaki di babak kedua pada kejuaraan bulutangkis Sathio Group Australia Open 2023. Pemain yang biasa dipanggil Ginting ini mengalahkan salah satu lawan abadinya yang berasal dari Hong Kong, Ng Ka Long Angus pada babak pertama yang digelar hari ini (2/8). Hanya saja Ginting harus mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk menghentikan lawan berperingkat 16 dunia. Ginting dipaksa bermain rubber game sampai akhirnya menang 21-18, 18-21, 21-12. Kemenangan di Sydney membuat rekor pertemuan berubah imbang menjadi 7-7.
Ginting bersyukur bisa mengambil game pertama walau sempat dikejar lawan. Pada pertandingan tadi Ginting menuturkan kepada tim Humas dan Media jika ia berupaya agar lawan bisa mengikuti pola yang ia terapkan.
“Bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan dengan tanpa cedera. Tadi itu pertandingan yang tidak mudah dan berlangsung ketat. Di game pertama saya bisa memegang tempo permainan. Untung saya sudah unggul, meski dikejar saya tetap bisa menang,” ucap Ginting.
“Hanya di game kedua, saya lengah dan harus kalah. Seperti di game pertama, saya dan lawan terus mencoba dan mencari pola terbaik. Cuma saya berusaha agar lawan bisa saya bawa masuk ke pola permainan yang saya harapkan,” sambung Ginting.
“Saya akui, lawan juga bukan pemain yang baru muncul. Kami berdua lebih banyak mengadu strategi saja hingga gim ketiga. Saya hanya berprinsip bagaimana agar lawan tidak nyaman dan terbawa ke dalam pola permainan saya,” tambahnya.
Ginting yang merupakan unggulan pertama akan mencoba permainan pemain asal India, Kiran George pada pertandingan babak kedua yang dimaiankan besok (3/8). Baru kali ini Ginting bertemu dengan lawan yang saat ini ada di peringkat 55 dunia. Jika menang, bukan tidak mungkin ia akan bersua pemain India lainnya, Prannoy HS pada babak perempat final. (AR)
