
Habis sudah wakil tunggal putri Indonesia di kejuaraan Yonex Sunrise India Open 2023. Gregoria Mariska Tunjung yang menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang mengikuti kejuaraan dengan level BWF World Tour Super 750, akhirnya kandas di babak kedua. Gregoria dihentikan oleh unggulan kedua dari Korea, An Se Young dengan 16-21, 18-21.
Pertandingan sebenarnya berjalan seimbang. Gregoria menampilkan gaya permainannya yang banyak mengecoh lawan. Berulang kali pemain Korea jatuh bangun memungut shutlecock di area lapangannya sendiri. Hanya saja Gregoria juga banyak membuat kesalahan sendiri yang tidak semestinya. Praktis angka yang diraih tunggal Korea banyak didapat dari kesalahan yang dibuat Gregoria.
“Hari ini permainan saya jauh dari yang saya harapkan. Strategi dan pola permainan yang saya harapkan tidak berjalan dengan baik. Dalam permainan reli, misalnya, saya jadi ragu-ragu dan kurang yakin dengan permainan atau pukulan lanjutannya,” ujarnya kepada tim Humas dan Media PP PBSI.
Pencapaian Gregoria pada dua turnamen di awal tahun 2023 memang hanya bertahan sampai babak kedua saja. Usai mengalahkan He Bing Jiao di babak pertama Malaysia Open 2023, Gregoria dikalahkan pemain Taiwan, Wen Chi Hsu pada babak kedua. Sementara di India, sebelum dihentikan An Se Young di babak kedua, Gregoria mengalahkan Line Christophersen di babak pertama.
“Selama mengikuti dua turnamen di Malaysia dan India Open, hasilnya jelek. Jauh dari ekspektasi saya. Saya tidak mengira, performa saya kurang maksimal,” sambungnya.
“Saya harus segera menatap turnamen berikutnya di Indonesia Masters. Semoga hasilnya lebih baik, dan saya bisa menampilkan performa lebih baik, apalagi main di depan penonton di Jakarta,” pungkasnya.
