
Djarum Sirkuit Nasional memasuki tahun keempat, dan kali ini di Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Djarum Sirnas Jakarta dibuka langsung oleh sang Gubernur, Fauzi Bowo di GOR Asia Afrika Senayan. Di pembukaan yang berlangsung Senin (14/5) lalu, Fauzi terlihat cukup antusias menghadiri dan membuka ajang yang memperebutkan hadiah total Rp 200 juta tersebut.
Gubernur yang terkenal dengan kumisnya itu datang dengan mengenakan seragam Linmas berwarna hijau. Kehadiran Fauzi atau pria yang akrab disapa Foke itu disambut oleh beberapa pejabat PB PBSI dan Pengprov PBSI DKI.
Dalam sambutannya, Foke menerangkan bahwa dirinya dan pemerintah DKI menyambut baik penyelenggaraan Djarum Sirnas 2012 seri kelima ini. “Pemerintah DKI menyambut baik ajang olah raga seperti ini, kami juga berharap ajang ini akan mampu melahirkan atlet-atlet internasional yang akan menjadi kebanggaan Indonesia dan dunia,” ujarnya mantap.
Sebagai tradisi pembukaan di bulutangkis, Foke pun didaulat untuk melakukan serve sebagai tanda bahwa Djarum Sirnas ini telah resmi dibuka, yang disambut dengan tepuk tangan para atlet, offisial serta panitia yang hadir.
Sayang, Foke tak bersua dengan ketua umum PB PBSI, Djoko Santoso yang berhalangan hadir karena sudah berada di Wuhan, China untuk mengikuti dan memberikan dukungan langsung kepada para atlet diajang Thomas dan Uber yang akan digelar pekan depan.
Perhatian para pejabat daerah terhadap olahraga khususnya bulutangkis, menjadi sebuah pertanda baik akan perkembangan bulutangkis. Jika semua elemen masyarakat turut peduli dan mau terlibat dalam pembinaan serta pengembangan bulutangkis, dan berkontribusi sesuai dengan porsi masing-masing, maka kebangkitan bulutangkis tinggal menunggu waktu. Harapan besar agar prestasi bulutangkis kita tak lagi mati suri. (IR)