
Di Istora, semua bisa terjadi! Mungkin inilah kata yang tepat untuk beberapa hasil di babak kedua BCA Inodnesia Open Superseries Premier 2016. Setelah Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari gagal melaju ke perempat final, kali ini giliran kabar gembira menghinggapi kubu merah putih.
Adalah ganda putri, Rizki Amelia Pradipta/Tiara Rosalia Nuraidah yang menyajikan tontonan apik dirizk Istora. Bertarung pada Kamis (2/6) malam, Rizki/Tiara sukses membungkam Tian Qing/Zhao Yunlei dalam drama tiga game.
Tiara/Rizki berlaga di lapangan dua Istora. Mereka kehilangan game pembuka dengan 17-21. Mereka bisa memanfaatkan keadaan di game kedua untuk kemudian menang 21-17. Pertarungan sengit terjadi di game penentu.
Sempat unggul 8-4, skor kembali imbang diangka 10 bahkan mereka balik tertinggal 10-11 di interval. Kejar mengejar angka pun tak bisa dielakkan, adu drive dan permainan cepat saling menyerang terjadi di pertandingan ini. Pertarungan yang berlangsung selama 61 menit ini berlangsung dalam tempo yang cukup cepat. Tercatat skor kembali imbang diangka 14 hingga 18. Namun akhirnya Istora bergemuruh setelah Tiara/Rizki berhasil meraih tiga angka yang diperlukan, 21-18 mereka menghentikan peraih emas Olimpiade 2012 itu.
“Sebenarnya kami di lapangan tadi tidak banyak memikirkan mengenai kemenangan. Yang penting tadi kami berfikir kalau bisa ramai lawan mereka pun sudah bagus, tetapi akhirnya kami malah bisa menang,” ujar Tiara usai laga.
“Kami berusaha untuk terus fokus poin per poin, memang sedikit agak tidak menyangka kami bisa menang,” tambah Rizki.
Ini adalah pertemuan kedua bagi dua pasangan ini. Sebelumnya, Tiara/Rizki dipaksa mengakui keunggulan ganda putri nomor empat dunia itu dengan 17-21 dan 11-21 di arena Singapore Open Superseries 2016. (RI)
