
Perjalanan Febriana Dwipuji Kusuma dalam dunia bulutangkis tidak terlepas dari nama Amalia Cahaya Pratiwi, pemain yang lama menjadi pasangannya pada sektor ganda putri. Tahun 2025 pun Febriana atau yang akrab disapa dengan Ana masih tetap disandingkan dengan Amalia Cahaya Pratiwi sampai dengan bulan Agustus 2025.
Belum terlihat hasil yang mentereng selama tahun 2025. Ana dan Amalia atau Tiwi pada kejuaraan awal tahun 2025 sudah gugur di babak pertama. Ana dan Tiwi dihentikan ganda dari Chinese Taipei Hsieh Pei Shan/Hung En Tzu pada babak pertama di kejuaraan Petronas Malaysia Open 2025 yang merupakan kejuaraan dengan level BWF World Tour Super 1000. Prestasinya membaik pada kejuaraan yang dilaksanakan didalam negeri yakni Daihatsu Indonesia Masters 2025. Babak perempat final menjadi hasil maksimal dari Ana dan Tiwi pada kejuaraan dengan level BWF World Tour Super 500.
Pada beberapa kejuaraan lain pun Ana dan Tiwi bisa menembus babak delapan besar. Masing-masing pada ajang Kejuaraan Asia 25 yang berlangsung pada bulan April 2025 lalu Toyota Thailand Open 2025, Perodua Malaysia masters 2025. Dari kejuaraan akbar dalam negeri tepatnya pada Kapal Api Indonesia Open 2025 langkah Ana dan Tiwi juga menapak sampai babak perempat final. Babak perempat final juga dapat ditempuh Ana dan Tiwi pada ajang BWF World Championships 2025. Ajang yang dilaksanakan di Paris, Prancis rupanya menjadi kejuaraan terakhir bagi Ana dan Tiwi.
Sebelum berpisah, Ana dan Tiwi mencapai penampilan terbaik pada kejuaraan Swiss Open 2025. Babak semifinal menjadi prestasi yang bisa ditonjolkan oleh Ana dan Tiwi selama tahun 2025. Pada kejuaraan dengan level BWF World Tour Super 300 yang dilaksanakan di Basel Swiss, Ana dan Tiwi hanya kalah dari pasangan China Jia Yi Fan/Zhang Su Xian.
Perubahan besar di ganda putri akhirnya menyatukan Tiwi dengan Meilysa Trias Puspitasari atau yang biasa dipanggul Trias. Bulan September 2025 menjadi awal turunnya Tiwi dan Trias pada kejuaraan Internasional tepatnya pada Kejuaraan Li-Ning Hong Kong Open 2025. Sayangnya Tiwi dan Trias terjungkal pada babak kedua di tangan ganda dari Malaysia Pearly Tan/Thinaaan Muralitharan. Ganda Malaysia ini lah sering menahan laju Ana dan Trias pada berbagai kejuaraan. Selain di Hongkong, Ana dan Trias juga dihentikan ganda Malaysia pada kejuaraan Li-Ning China Masters 2025, Arctic Open 2025. Pearly/Thinah juga yang menghalangi Ana dan Trias merebut medali emas Sea Games 2025. Ana dan Trias harus puas mendapat medali perak perorangan ajang multi event khusus kawasan Asia Tenggara.
Hasil terbaik Ana dan Trias ada pada kejuaraan Sathio Group Australian Open 2025. Ana dan Trias membawa pulang runner up usai dihentikan rekannya sendiri Febi Setianingrum/Rachel Allesya Rose. (AR)
