Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [Macau Open Grand Prix Gold 014] Final Pertama Bagi Angga/Ricky
30 November 2014
[Macau Open Grand Prix Gold 014] Final Pertama Bagi Angga/Ricky
 
 

Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, ganda putra yang merupakan ramuan baru, mulai menunjukkan performanya. Pada kejuaraan bulutangkis Macau Open Grand Prix Gold 2014, pasangan yang hanya di unggulkan di tempat ke-6, mampu menembus partai puncak. Namun butuh waktu mendekati satu jam bagi Angga/Ricky untuk merebut tiket ke final. Pasangan dari China Taipei Chen Hung Ling/Shi Lin Wang memaksa Angga/Ricky bermain rubber game.

Di game pembuka Angga/Ricky menyerah tipis dengan 19-21. Di game kedua ganti Angga/Ricky yang unggul dengan 21-16. Di game penentuan, ganda Indonesia bermain dengan sabar. Ketenangan pasangan Indonesia berbuah hasil. Tertinggal 14-17, pasangan Indonesia bisa mengejar dan menyamakan menjadi 17-17. Setelah angka sama terakhir 19-19, pasangan Indonesia justru yang tampil sebagai pemenang dengan 21-19.

“Kami dapat melewati pertandingan sengit ini karena kami tampil sabar dan mengontrol diri. Kalau secara teknis, kami berusaha untuk tidak mengangkat bola, karena mereka bagus di bagian blocking,” ujar Angga seperti yang di lansir website PBSI.

“Ketenangan memang menjadi kunci kemenangan kami malam ini. Seperti yang diutarakan Angga, lawan kami memang bagus di blocking bola,” tambah Ricky.

Partai All Indonesian Final urung terjadi. Pasangan Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf gagal menghentikan wakil Singapura Danny Bawa Chrisnanta/Chayut Triyachart. Sempat unggul di game pertama dengan 21-18, pasangan Indonesia menyerah di dua game berikutnya dengan 17-21, 19-21.

Pasangan Singapura inilah yang harus di hadapi oleh Angga/Ricky di babak final hari ini (30/11).

“Di final kami berusaha maksimal saja dan bermain di pola permainan kami sendiri. Kami juga harus bisa konsentrasi di satu demi satu poin,” ujar Angga mengomentari babak final.

“Kami harus bermain lebih rapi, artinya jangan banyak melakukan kesalahan sendiri. Kami juga harus lebih siap karena ini partati final. Namun saya sudah percaya kepada Angga sebagai partner saya apalagi dia sudah lebih berpengalaman dari saya,” tambah Ricky. (AR)