
Perjuangan atlet para bulutangkis akan hadir untuk yang pertama kalinya di Paralimpiade. Dalam debutnya di Tokyo 2020 ini, Indonesia akan diperkuat dengan tujuh atlet terbaik untuk memperebutkan medali.
Tim merah putih menurunkan Leani Ratri Oktila dan Khalimatus Sa’diyah di nomor tunggal putri SL4. Kedua atlet ini juga akan bertanding sebagai pasangan di nomor ganda putri SL4.
Di sektor putra, Indonesia diperkuat oleh Ukun Rukaendi di nomor tunggal putra SL3, Dheva Anrimusthi pada nomor tunggal putra SU5, Hary Susanto di nomor tunggal putra SL4, Fredy Setiawan di nomor tunggal putra SL4, dan Suryo Nugroho di nomor tunggal putra SU5.
Hary/Leani kemudian juga akan turun main di nomor ganda campuran SL3-SU5.
Leani yang turun di tiga nomor merupakan pemain nomor satu dunia para bulutangkis tunggal putri dan ganda campuran. Ia juga pernah meraih penghargaan dari BWF sebagai atlet para bulutangkis putri terbaik pada tahun 2018 dan 2019.
Pertandingan para bulutangkis akan dimainkan pada 1-5 September mendatang, di Yoyogi National Stadium, Jepang.
Selain tujuh atlet para bulutangkis, Indonesia juga mengirimkan 16 atlet lainnya untuk enam cabang olahraga, yaitu atletik, renang, tenis meja, menembak, powerlifting, dan balap sepeda.
Memasuki hari ketiga penyelenggaraan Paralimpiade Tokyo 2020, Indonesia sudah berhasil meraih medali pertamanya, melalui Ni Nengah Widiasih yang memastikan medali perak powerlifting 41 kg, dengan angkatan 98 kg. (NAF)
