Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [Hong Kong Open Super Series 2012] Ahsan/Hendra Balas Kekalahan
23 November 2012
[Hong Kong Open Super Series 2012] Ahsan/Hendra Balas Kekalahan
 
 

Pasangan ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan melakukan aksi balas atas kekalahan yang mereka alami dari pasangan Korea Selatan Shin Baek Choel/Yoo Yeon Seong. Kemenangan atas juara Denmark Open Super Series Premier 2012 itu, mereka bukukan di babak kedua Hong Kong Open Super Series 2012. Kemenangan terasa lebih manis, selain karena ganda Indonesia berhasil meluncur ke babak perempat final, kemenangan kali ini pun tak perlu dilakukan dengan rubber game. Ganda Indonesia menang hanya dalam dua game dari pasangan yang bercokol pada peringkat 74 dunia.

“kali ini kami lebih siap di banding pertemuan sebelumnya. Kami bisa menerapkan pola dan mengontrol permainan,” ujar Ahsan mengomentari kemenangannya kepada website resmi PB PBSI.

Baik Ahsan maupun Hendra, keduanya bermain solid. Kekompakan kedua pasangan yang belum lama  disandingkan ini semakin jelas terlihat. Di game pembuka keduanya langsung menyerang pertahanan lawan dan selalu unggul dalam pengumpulan angka. Sempat berbagi angka sama terakhir 8-8, semifinalis Denmark Open Super Series Premier 2012 ini segera menutup game pertama dengan kemenangan pada angka 21-14.

Hal yang sama terjadi di babak kedua. Ahsan/Hendra semakin leluasa membongkar pertahanan lawan. Permainan bola di depan jaring yang diperagakan Hendra Setiawan ternyata cukup efektif untuk mendulang perolehan angka. Di penghujung game kedua, ganda Indonesa sempat unggul jauh dengan 19-9. Tambahan empat angka yang di dapat ganda Korea tak cukup bagi mereka untuk mengambil kemenangan di game kedua. Ahsan/Hendra pun segera mengakhiri permainan dengan 21-13.

“Sepertinya lawan kelelahan karena Yoo habis bermain di ganda campuran tadi. Selain itu, kami juga bermain dengan benar, bisa menerapkan strategi di lapangan,” tambah Hendra Setiawan.

Tantangan berat akan di jalani ganda yang belum seumur jagung ini. Di babak perempat final, mereka akan berjumpa ganda kuat asal China Cai Yun/Fu Haifeng. Selain merupakan unggulan kedua, ganda nomor satu China ini juga merupakan pemegang medali emas ganda putra pada Olimpiade London lalu.

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menjadi satu-satunya pasangan ganda putra Indonesia yang berhasil melewati babak kedua. Empat ganda putra lainnya kandas di babak kedua. Angga Pratama/Ryan Agung Saputra kalah dari ganda racikan baru asal Korea Selatan Lee Yong Dae/Ko Sung Hyun dengan 18-21, 16-21. Alvent Yulianto/Markis Kido juga menyerah dari pasangan China Taipei Lee Sheng Mu/Tsai Chia Hsin dengan kedudukan 17-21, 13-21. Bona Septano/Afiat Yuris Wirawan juga tak berdaya saat menjamu ganda Jepang yang menempati unggulan ke lima Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa dengan 19-21, 16-21.

Yonathan Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan tak mampu membuat kejutan lanjutan. Setelah menekuk unggulan ketujuh asal Jepang Hirokatsu Hashimoto/Noriyasu Hirata di babak kedua, ganti Yonathan/Hendra menyerah di tangan ganda Malaysia Hoon Thien How/Tan Wee Kiong di babak kedua dengan angka sama 19-21, 19-21.

Dua pasang ganda putri Indonesia yang menerobos babak kedua juga belum berhasil memetik kemenangan. Meiliana Jauhari/Greysia Polii yang tengah comeback pasca hukuman larangan bertanding, menyerah pada ganda Malaysia Goh Liu Yong/Lim Yin Loo dengan 19-21, 17-21.

Suci Rizki Andini/Della Destiara Haris juga harus mengakui ketangguhan unggulan utama ganda putri Tian Qing/Zhao Yunlei. Meski kalah, ganda muda Indonesia ini memberikan perlawanan ketat sebelum akhirnya menyerah dengan 21-23, 18-21. (AR)