Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [Indonesian Masters 2016] Ronald/Melati Ingin Manfaatkan Peluang
06 September 2016
[Indonesian Masters 2016] Ronald/Melati Ingin Manfaatkan Peluang
 
 

Hari pertama penyelenggaraan Yonex-Sunrise Indonesian Masters 2016 berakhir sudah pada Selasa (6/9) malam. Di nomor ganda campuran, Ronald Alexander/Melati Daeva Oktavianti berhasil melangkah mulus ke babak kedua.

Berhadapan dengan Rian Swastedian/Syifa Fauziah, Ronald/Melati berhasil mendominasi laga. Mereka menang 21-12 di game pembuka, sementara memasuki game kedua, pasangan yang diunggulkan ditempat kedua ini sempat dipaksa bermain ketat dan baru bisa menutup pertandingan dengan 21-19.

“Di pertandingan tadi kami mencoba untuk langsung in ke pertandingan, meskipun memang agak kesulitan dengan keadaan angin di lapangan,” ujar Ronald.

“Kondisi lapangan memang berbeda dibanding saat kami mencoba lapangan kemarin. Di pertandingan tadi kami pun belum terlalu banyak rally, jadi memang masih agak meraba kondisi di lapangan,” ujar Melati.

Di laga babak kedua yang akan digelar Kamis (8/9) mendatang, Ronald/Melati akan ditantang oleh wakil Tiongkok, Tan Qiang/Xu Ya. Mereka berhasil mencuri kemenangan dari Yantoni Edy Saputra/Marsheilla Gischa Islami dengan 15-21, 24-22 dan 21-18.

Sementara itu, Ronald sendiri merasa memiliki peluang untuk bisa mencuri gelar di turnamen yang baru kali pertama digelar di Balikpapan, Kalimantan Timur ini.

“Peluang ada, harapannya ingin bisa juara. Beberapa pemain unggulan seperti Owi/Butet (Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir –red ), Ucok/Debby (Praveen Jordan/Debby Susanto) tidak hadir. Kami melihat kami ada peluang di sini,” pungkas Ronald.

Hafiz Faisal/Shela Devi Aulia berhasil melaju ke babak kedua usai hentikan Fernando Kurniawan/Dian Fitriani dengan 21-14 dan 21-10, sementara selain Yantoni/Gishca, tiga wakil merah putih lainnya pun harus angkat koper. Rinov Rivaldy/Vania Arianti Sukoco  gagal mengatasi unggulan ketujuh asal Korea, Chung Eui Seok/Chae Yoo Jung dengan 12-21 dan 14-21, sementara Rafiddias Akhdan Nugroho/Masita Mahmudin dipaksa mengakui keunggulan wakil Tiongkok, He Jiting/Du Yue dengan 15-21, 21-16 dan 11-21. (RI)