
Gelar ganda campuran Yonex-Sunrise Indonesian Masters 2016 akhirnya berhasil direbut oleh Ronald Alexander/Melati Daeva Oktavianti. Di laga final yang digelar pada Minggu (11/9) sore waktu Indonesian bagian tengah di Dome, Balikpapan, Ronald/Melati berhasil menghentikan perlawanan Tan Kian Meng/Lai Pei Jing dari Malaysia.
Berhadapan dengan unggulan tiga, Ronald/Melati berhasil menekan sejak laga dimulai. Mereka tak membiarkan pasangan Malaysia ini untuk menyamakan kedudukan. Mereka terus unggul, usai memimpin 11-7 di interval, Ronald/Melati menyudahi perjuangan Tan/Lai di game pertama dengan 21-16.
Memasuki game kedua, Ronald/Melati sempat dibuat kerepotan diawal game. Usai unggul 8-4, mereka sempat kehilangan empat angka beruntun dan skor menjadi imbang diangka 8. Skor imbang kembali terjadi di angka 11. Tetapi mereka langsung menggebrak dan meraih 8 angka beruntun untuk unggul 19-11, dan akhirnya mereka berhasil menyabet gelar juara dengan skor akhir 21-17 saat Ronald berhasil memotong laju pengembalian Lai di depan net.
“Saya sendiri tadi lebih berusaha untuk menikmati permainan dan tetap menjaga fokus, mereka banyak poin dari bola atas, kami mencoba untuk terus menurunkan bola. Kami juga sempat share sama beberapa pemain yang lawan mereka sebelumnya,” ujar Ronald usai laga.
“Lebih konsentrasi di setiap poin aja, lebih menikmati permainan, ini menjadi kunci kemenangan kami. Instruksi pelatih juga begitu, kami berusaha untuk adu netting dulu, biar tidak memberikan kesempatan mereka untuk menyerang,” tambah Melati.
Pencapaian mereka kali ini jauh lebih baik dibanding Indonesian Masters sebelumnya, di tahun 2015 lalu di Malang, Ronald/Melati harus tersingkir di babak kedua usai dipaksa mengakui keunggulan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dengan 16-21 dan 16-21. Ini pun menjadi gelar pertama Ronald/Melati di tahun 2016, sebelumnya mereka tercatat menjadi juara di Taipei Grand Prix tahun 2015 silam.
“Tentu ini menjadi sebuah kebanggaan bagi kami, kami berhasil mencapai target di turnamen ini dan semua hasil latihan kami akhirnya bisa tercapai di sini,” tambah Ronald. (RI)
