Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [Dubai World Superseris Final 2016] Ganda Putra Terhenti
16 Desember 2016
[Dubai World Superseris Final 2016] Ganda Putra Terhenti
 
 

Perjuangan para pemain ganda putra Indonesia pada kejuaraan bulutangkis Dubai World Superseries final 2016 akhirnya berakhir. Dua ganda Indonesia yang bertanding di kejuaraan yang menyediakan hadiah total USD  1.000.000,-  tak bisa menembus babak semifinal. Kedua andalan Indonesia ini, tak bisa meraih kemenangan di pertandingan terakhir hari ini (16/12).

Pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon  gagal mengalahkan ganda terkuat dari Jepang saat ini Takeshi Kamura/Keigo Sonoda. Di game pertama Kevin/Marcus menyerah dengan 15-21. Harapan untuk mengajak bermain rubber game sempat terbersit. Tertinggal jauh 13-20 di game kedua, Kevin/Marcus terus mengejar dan nyaris membuat angka sama sebelum terhenti pada kedudukan 19-20, hanya dalam satu kali service. Namun sayang, keberuntungan belum berpihak pada Kevin/Marcus. Juara China Open Super Series Premier 2016 ini kalah tipis di game kedua dengan 19-21.

Kekalahan juga di derita pasangan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi. Pasangan peringkat Delapan dunia ini tak bisa menembus keuletan ganda Denmark  Mads Conrad Petersen/Mads Pieler Kolding. Kalah di game pertama dengan 21-15, Angga/Rikcy bisa mengambil game kedua dengan 21-18. Mendekati akhir game ketiga, Angga/Ricky sebenarnya sempat menyamakan kedudukan menjadi 16-16. Tetapi usahanya akhirnya kandas. Merekapun harus mengubur impinya dalam-dalam setelah kalah dengan 18-21.

Dengan kekalahan ini, praktis dua peringkat atas di Grup A di tempati oleh ganda Denmark Mads Conrad Petersen/Mads Pieler Koldin dan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda. Pasangan Denmark bisa meraih seluruh kemenangan dari tiga pertandingan di putaran penyisihan grup. Dua pasangan teratas ini lah yang selanjutnya berhak masuk ke babak semifinal.

Sementara itu dua ganda Indonesia berada pada dua urutan terakhir. Kevin/Marcus menempati peringkat ketiga. Masih lebih baik ketimbang Angga/Ricky yang menjadi juru kunci. (AR)