Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [Singapore Open Super Series 2017] Kekuatan Penuh Di Ganda Campuran
11 April 2017
[Singapore Open Super Series 2017] Kekuatan Penuh Di Ganda Campuran
 
 

Tak tanggung-tanggung, Indonesia menurunkan kekuatan penuh di kejuaraan bulutangkis Singapore Open Super Series 2017. Tercatat lima ganda campuran Indonesia yang bertanding di babak utama akan beradu keberuntungan di kejuaraan yang menawarkan hadiah total sebesar USD 350.000.

Di turnamen yang akan digelar 11 hingga 16 April ini, harapan untuk mendulang gelar juara tetap bertumpu pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Tak salah jika Indonesia berharap banyak pada pasangan yang biasa disapa dengan panggilan Owi/Butet. Berbagai gelar juara termasuk medali emas Olimpiade Rio 2016 sudah berada dalam genggaman mereka. Owi/Butet duduk sebagai unggulan kedua. Sejak babak pertama, mereka harus sudah waspada. Pasangan asal Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai akan menjadi kerikil tajam di babak pertama. Belakangan ini, prestasi ganda Thailand yang berada pada peringkat 11 dunia ini terus meroket. Mereka sempat menjadi finalis pada kejuaraan Thailand Masters 2017 lalu. Catatan pertemuan antara Owi/Butet dengan Dechapol/Sapsiree belum nampak. Berarti Singapura akan menjadi tempat pertemuan pertama untuk kedua pasangan ini.

Praveen Jordan/Debby Susanto juga harus waspada dengan calon lawan yang akan di hadapi. Lepas dari babak pertama, kemungkinan besar unggulan ketujuh ini akan kembali berhadapan dengan pasangan dari Korea, Choi Solgyu/Chae Yoo Jung yang mengalahkan mereka pada babak kedua kejuaraan Malaysia Open Superseries 2017 lalu. Jika bisa membalas kekalahan, bukan tak mungkin mereka akan bertemu dengan rekannya Owi/Butet di babak perempat fnal.

Pertandingan menarik akan terjadi di babak kedua antara Ronald Alexander/Melati Daeva Oktaviani dengan juara All England Superseires 2017, Lu Kai/Huang Yaqiong dari Tiongkok. Data statistik kemenangan masih berpihak pada pasangan Indonesia. Dari dua kali pertemuan, semuanya bisa direbut oleh pasangan Indonesia termasuk pada pertemuan terakhir di kejuaraan Chinese Taipei Open Grand Prix Gold dua tahun silam.

Sementara itu pasangan Alfian Eko Prasetyo/Annisa Saufika pada babak pertama akan menghadapi ganda Taiwan, Yang Lee/Hsu Ya Ching. (AR)