
Belum genap satu bulan, pasangan Greysia Polii/Apriani Rahayu kembali harus bertemu dengan ganda asal Jepang Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi. Pekan lalu, ganda racikan baru Indonesia ini harus berurusan dengan ganda peraih medali emas ganda putri Olimpiade Rio 2016. Pertemuan pertama terjadi pada babak perempat final Korea Open Superseries 2017 dimana ganda Indonesia takluk dalam straight game. Kini, lagi-lagi mereka harus berhadapan dengan ganda nomor satu Jepang di babak kedua Japan Open Superseries 2017 yang akan digelar hari ini (21/9).
Sebelumnya kemarin (20/9) di babak pertama, satu-satunya ganda putri Indonesia yang bertanding di kejuaraan yang menyediakan hadiah total USD 325.000,- ini menghentikan ganda dari Thailand Chayanit Chaladchalam/Phataimas Muenwong dengan 21-14, 17-21, 21-13.
“Kami mau satu-satu dulu, ingin memberikan yang terbaik apa yang kami bisa untuk saat ini. Nggak mau berpikir terlalu jauh. Game pertama kami bisa mengatasi, tapi di game kedua kamikaya banyak ngasih bola enak ke mereka. Dalam arti, lawan nggak berubah mainnya, tapui kami yang berubah. Jadi di game ketiga, kami harus balik lagi seperti game pertama, supaya mereka jadi ngga enak lagi,” ujar Greysia kepada badmintonindonesia.org.
Baca juga: [Japan Open Superseries 2017] Tundukkan India, Kevin/Marcus Melaju
“Mereka mainnya cepat. Nutupin depannya juga cepat. Mereka bagus dan pola mainnya juga cepat,” sambung Apriani.
Di ganda putra, pasangan Berry Angriawan/Hardianto gagal membuat kejutan. Bertanding menghadapi unggulan ke tujuh Liu Cheng/Zhang Nan, Berry/Hardianto sebenarnya sudah sempat memberikan harapan. Setelah menang di game pertama dengan 21-15, ganda Indonesia sudah unggul di penghujung game kedua, namun gagal dalam penyelesaian akhir hingga kalah 22-24. Di game ketiga ganda Indonesia tampil anti klimaks. Tekanan lawan membuat Berry/Hardianto harus mengakui keunggulan mereka dengan skor akhir 13-21. (AR)
